PROBOLINGGO, RIWARA.id - Kabar gembira bagi para wisatawan dan pecinta alam! Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) secara resmi mengumumkan bahwa kawasan wisata Gunung Bromo dibuka kembali untuk umum mulai Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 00.01 WIB.
Keputusan ini diambil setelah situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan ini berhasil dipadamkan secara total.
Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menjelaskan pembukaan kembali wisata Bromo didasarkan pada hasil evaluasi menyeluruh terhadap kondisi lapangan pascakebakaran. Aspek keselamatan pengunjung dan petugas tetap menjadi prioritas utama sebelum aktivitas wisata diizinkan kembali.
Kebijakan pembukaan ini tertuang secara resmi dalam Surat Pengumuman Nomor: PG.19/T.8/TU/HMS.01.07/B/08/2026 yang dirilis pada 19 Agustus 2026.
“Mempertimbangkan aspek keselamatan pengunjung dan petugas, sehingga kawasan Bromo dibuka untuk wisata Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 00.01 WIB,” ujar Rudi dalam keterangan resminya di Kota Malang.
Informasi Tiket dan Kuota Kunjungan Wisata Bromo
Bagi wisatawan yang ingin merencanakan liburan ke Gunung Bromo, berikut ini beberapa informasi penting yang wajib diketahui:
- Pemesanan Tiket Online: Tiket k unjungan sudah bisa dipesan secara mandiri melalui situs resmi bromotenggersemeru.id.
- Kuota Harian: Kapasitas atau kuota kunjungan wisata ke kawasan Bromo tetap normal seperti biasa, yakni 2.752 orang per hari.
- Akses Pintu Masuk: Seluruh pintu masuk utama—meliputi Cemorolawang (Probolinggo), Wonokitri (Pasuruan), Jemplang & Coban Trisula (Malang), serta Senduro (Lumajang)—kini sudah dapat diakses kembali setelah sempat ditutup total sejak Sabtu (8/8) malam lalu akibat eskalasi karhutla.
Imbauan Penting untuk Wisatawan
Guna menjaga kelestarian ekosistem dan mencegah terulangnya bencana kebakaran, pihak TNBTS mengingatkan seluruh wisatawan untuk mematuhi aturan ketat berikut:
- Patuhi Petugas: Selalu ikuti setiap arahan dan peraturan dari petugas yang berjaga di lapangan.
- Jaga Kebersihan: Dilarang keras membuang sampah sembarangan dan wajib ikut menjaga kelestarian lingkungan alam Bromo.
- Cegah Sumber Api: Wisatawan dilarang melakukan aktivitas yang memicu percikan api, seperti membuat perapian unggun atau membuang puntung rokok sembarangan.
- Lapor Cepat: Segera laporkan kepada petugas terdekat apabila melihat adanya kepulan asap, titik bara, atau indikasi potensi kebakaran hutan lainnya.
Apresiasi untuk Tim Gabungan Pemadam Karhutla
Keberhasilan penanganan karhutla di Gunung Bromo ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi solid dari berbagai elemen. Api yang sempat membakar kawasan tersebut akhirnya berhasil dipadamkan secara total setelah proses penanganan intensif selama 13 hari sejak pertama kali terdeteksi pada Senin (3/8).
Pihak TNBTS menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Kementerian Kehutanan, TNI, Polri, BNPB, BPBD, pemerintah daerah setempat, mitra konservasi, relawan, masyarakat sekitar, hingga para pelaku jasa pariwisata yang bahu-membahu memulihkan kawasan Bromo. ***
Gunung Bromo di Jawa Timur kembali dibuka normal pasca kebakaran. Catat kuota harian, link pemesanan tiket resmi, serta imbauan penting bagi wisatawan.