5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Saat Menuju Gunung Anak Krakatau, Begini Kronologinya

Selasa, 08 September 2026 | 19:37 WIB
BPBD Jateng Klaim Abu Gunung Anak Krakatau Belum Sampai Jateng
Ilustrasi Gunung Anak Krakatau. (Foto: Dibuat dengan AI Chat GPT)

BANTEN- Sebuah pesan membagikan lokasi terakhir (share location) menjadi jejak komunikasi sebelum lima orang jurnalis dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, Banten, Selasa, 8 September 2026. Rombongan wartawan ini hilang saat dalam perjalanan meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau menggunakan speedboat.

Identitas kelima jurnalis yang berada di dalam kapal tersebut telah terkonfirmasi, yakni Muhammad Bagus Khoirunnas (Antara), Arie Basuki (Merdeka), Yudistiro (iNews), Daus (Anadolu Agency), dan Donal (Jurnalis Freelance)

Menerima laporan darurat tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten langsung menerjunkan personil dan armada ke lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan rombongan.

Kronologi Jurnalis Hilang Kontak dan Respons Tim SAR

Kepala Siaga SAR Banten, Wahyu, membenarkan bahwa komunikasi dengan salah satu awak media sempat terhubung beberapa saat sebelum akhirnya terputus total.

"Sampai sekarang tim SAR masih mencari kelima jurnalis yang lost contact. Hingga pukul 16.44 WIB belum ada informasi penemuan," ujar Wahyu, Selasa, 8 September 2026.

Sebelum sinyal terputus, salah satu anggota rombongan sempat mengirimkan koordinat lokasi terakhir. Titik share location tersebut kini menjadi acuan utama petugas dalam menetapkan radius pencarian di tengah laut.

Tim SAR Belum Menemukan

Kasi Ops Basarnas Banten, Rizky Dwianto, menyampaikan bahwa pihaknya telah menggerakkan kapal cepat Rigid Inflatable Boat (RIB-02) menuju titik koordinat terakhir.

"Kami gerakkan RIB-02 untuk melakukan pencarian di posisi terakhir. Namun sejauh ini belum ditemukan. Mudah-mudahan ini hanya kendala putus komunikasi dan seluruh penumpang dalam kondisi aman," jelas Rizky.

Penyisiran di Pulau Sebesi dan Kawasan Gunung Anak Krakatau
Fokus operasi SAR saat ini melingkupi penyisiran di wilayah perairan dan daratan di sekitar Pulau Sebesi serta kawasan Gunung Anak Krakatau.

Tim SAR gabungan juga sedang memverifikasi laporan masyarakat terkait kemungkinan rombongan speedboat sempat berlindung atau berada di Pulau Sebesi sebelum hilang kontak.

Hingga Selasa sore, keberadaan kelima jurnalis tersebut masih belum dipastikan. Proses pencarian di lapangan terus berlanjut sembari menyisir titik-titik krusial di jalur pelayaran Selat Sunda. ***

Lima jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Simak update pencarian Tim SAR Banten dan lokasi terakhir rombongan.

Editor
Ali Mahfud -

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

 Stories