Beredar Isu di Media Sosial Terkait Pengadaan LED di BGN Senilai Rp535 Miliar, Ini Klarifikasi Kepala BGN Sudaryono

Minggu, 06 September 2026 | 16:59 WIB
Kepala BGN Sudaryono Beri Klarifikasi Terkait Isu Pengadaan Televisi LED Senilai Ratusan Miliar
Kepala BGN Sudaryono Beri Klarifikasi Terkait Isu Pengadaan Televisi LED Senilai Ratusan Miliar (Foto: Instagram.com/@badangizinasional.ri)

RIWARA.id – Beberapa waktu terakhir beredar isu di media sosial terkait adanya pengadaan LED di Badan Gizi Nasional (BGN) dengan nilai yang fantastis yaitu Rp535 miliar. Kepala BGN Sudaryono kemudian melakukan klarifikasi secara resmi untuk meluruskan informasi yang tersebut.

Sebagai informasi, pengadaan oleh BGN senilai ratusan miliar tersebut direncanakan untuk pembelian 25.644 unit perangkat televisi LED. Isu ini viral di media sosial setelah muncul data dari laman pengadaan barang di pemerintah.

“Ramai di sosmed (media sosial) bahwa seolah-olah saya sebagai kepala badan (BGN) dan 2 waka (wakil kepala BGN) saya melakukan pengadaan LED senilai Rp535,3 miliar, dan nilainya lebih mahal dibandingkan pesawat untuk memadamkan kebakaran yang hanya Rp480 miliar. Itu sangat provokatif sekali,” ujarnya dikutip Riwara.id dari akun Instagram @badangizinasional, Minggu 6 September 2026.

Dalam klarifikasinya, Sudaryono menegaskan bahwa rencana pengadaan LED tersebut tidak diizinkan dan telah dibatalkan. Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar ini juga menyatakan bahwa proses perencanaan proyek tersebut tercatat sejak 1 April 2026, sebelum jajaran pimpinan BGN saat ini masuk dan bertugas.

Begitu pimpinan resmi bertugas dan menerima laporan usulan tersebut, tindakan tegas langsung diambil untuk membatalkannya. Pembatalan ini karena pengadaan tersebut tidak memiliki pagu anggaran yang sah, tidak memiliki urgensi, serta dinilai mengada-ada.

“Saya yakin yang memposting itu melihat halaman pengadaan barang. Begitu kami masuk, kami mendapat laporan usulan ini. Jadi waktu diusulkan, kami belum ada di situ (BGN). Begitu bulan Juli kami masuk dan dilapori ini, langsung kami cancel. Sebab, ini mengada-ada dan pagu anggarannya juga tidak ada,” jelas Mas Dar.

BGN terus berupaya untuk menjaga komitmen transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam setiap pengelolaan anggaran publik demi mewujudkan tata kelola program MBG yang bersih, terpercaya, dan fokus pada kemajuan gizi bangsa.

“Kalaupun usulan itu jadi diadakan, sudah pasti keliru karena tidak ada pagu anggaran. Dan saat ini usulan tersebut masih proses pembatalan secara administratif. Kami berterima kasih sudah ada yang mengingatkan hal ini,” imbuh Sudaryono.

Kepala BGN Sudaryono melakukan klarifikasi secara resmi untuk meluruskan informasi, terkait pengadaan televisi LED di BGN yang bernilai Rp535 miliar.

Foto Editor
Ayu Abriyani -

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

 Stories