Ditunjuk Atasi Karhutla Kalimantan, Haji Isam Ternyata Miliki Kerajaan Bisnis Menggiurkan, Cek di Sini!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:39 WIB
Andi Syamsuddin Arsyad atau yang lebih akrab disapa Haji Isam
Andi Syamsuddin Arsyad atau yang lebih akrab disapa Haji Isam

JAKARTA, RIWARA.ID- Pengusaha kenamaan asal Kalimantan Selatan (Kalsel), Andi Syamsuddin Arsyad atau yang lebih akrab disapa Haji Isam, kembali menyedot perhatian publik. Crazy Rich Batulicin ini diisukan mendapat mandat khusus dari Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin dan mengoordinasikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Selatan.

Selain dikenal pengusaha sukses, Haji Isam juga menjabat Staf Khusus Presiden Prabowo. Mendapat kepercayaan itu, Haji Isam bergerak cepat dan disebu-sebut sudah berkoordinasi dengan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali serta Astamaops Kapolri Komjen Pol M. Fadil Imran. Bahkan ia langsung menggelar rapat koordinasi terbatas di ruang VIP Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru. 

Langkah cepat ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang menegaskan agar seluruh sumber daya mitigasi disiapkan demi membendung perluasan titik api, termasuk komitmen menindak tegas korporasi nakal yang terbukti menjadi biang kerok karhutla.

Lantas, seberapa besar pengaruh dan seperti apa rekam jejak Haji Isam hingga dipercaya mengemban tugas negara yang begitu krusial?

Gurita Bisnis Jhonlin Group Milik Haji Isam

Nama Haji Isam memang tak asing lagi di dunia usaha nasional. Berawal dari sektor pertambangan batu bara, ia berhasil membangun imperium bisnis yang kian menggurita. Langkah ekspansinya merambah berbagai lini produktif, mulai dari transportasi udara, perkapalan, perkebunan kelapa sawit, industri biodiesel, hingga pengolahan gula.

Berikut adalah deretan entitas bisnis utama yang berada di bawah naungan jaringan usaha Haji Isam:

1. PT Jhonlin Baratama (Tambang Batu Bara)

PT Jhonlin Baratama merupakan cikal bakal sekaligus pondasi utama dari pilar bisnis Haji Isam. Pada masa awal berdiri, perusahaan ini berstatus CV yang bertindak sebagai kontraktor pelaksana bagi PT Arutmin Indonesia (anak usaha PT Bumi Resources Tbk). 

Seiring berjalannya waktu, Jhonlin Baratama melesat menjadi pemain utama pertambangan batu bara dengan kapasitas produksi mencapai 400.000 ton per bulan dan omzet hingga puluhan miliar rupiah saban bulannya.

2. Jhonlin Air Transport (Transportasi Udara)

Bukan cuma menguasai daratan, Haji Isam juga merambah bisnis penerbangan lewat Jhonlin Air Transport. Perusahaan jasa transportasi udara ini didirikan untuk menunjang kelancaran operasional bisnis maupun kebutuhan komersial, dengan memboyong armada dua unit pesawat Fokker dan dua unit helikopter.

3. Jhonlin Marine (Sektor Maritim & Logistik)

Demi memastikan kelancaran rantai pasok batu bara melalui jalur perairan, Haji Isam mendirikan Jhonlin Marine. Perusahaan logistik maritim ini mengelola setidaknya 16 armada kapal tongkang batu bara yang bertugas mengangkut hasil tambang menyeberangi jalur sungai dan laut.

4. Jhonlin Agromandiri (Agribisnis Integratif)

Tak ingin hanya bergantu ng pada sumber daya fosil, Haji Isam melebarkan sayap ke sektor agribisnis melalui Jhonlin Agromandiri. Unit usaha ini mengelola perkebunan kelapa sawit sekaligus mengolah komoditas turunan seperti minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO), karet remah (crumb rubber), hingga pelet kayu (wood pellet).

5. PT Jhonlin Agro Raya Tbk (Pelopor Biodiesel)

Melalui PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), lini bisnis agrobisnisnya bertransformasi ke industri hilir energi terbarukan. Mengelola lahan sawit seluas 17.020 hektare di Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu, JARR mengoperasikan pabrik pengolahan biodiesel modern sejak 2019 dengan kapasitas produksi mencapai 1.500 ton per hari.

6. PT Prima Alam Gemilang (Pabrik Gula)

Di luar sektor sawit dan batu bara, Haji Isam merambah industri gula nasional lewat PT Prima Alam Gemilang yang merupakan anak usaha PT Jhonlin Batu Mandiri. Mengucurkan nilai investasi fantastis sebesar Rp5 triliun sejak 2016, perusahaan ini mengoperasikan pabrik gula raksasa di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, dengan kapasitas giling mencapai 12.000 ton tebu per hari (TCD).

Diversifikasi bisnis yang luas dan jaringan operasional yang kuat di tanah Kalimantan inilah yang melatari penunjukan Haji Isam dalam mendukung penanganan bencana karhutla secara cepat dan terintegrasi di lapangan. ***

Haji Isam dapat mandat khusus dari Presiden Prabowo untuk koordinasikan penanganan karhutla di Kalimantan. Intip deretan gurita bisnis dan kekayaan sang crazy rich

Editor
Ali Mahfud -

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

 Stories