Menjelajah Jogja Rasa Eropa Paling Instagramable: Liburan ke Kastil Megah hingga Obelix Hills yang Bikin Betah

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:56 WIB
Obelix Hills Yogyakarta
Obelix Hills Yogyakarta (Foto: IG/obelixhills)

YOGYAKARTA, RIWARA.id - Yogyakarta atau lebih akrab dengan nama Jogja tak pernah kehabisan cara untuk memanjakan para wisatawan. Selalu ada inovasi dan sudut-sudut baru yang dihadirkan para pengelola wisata untuk menciptakan pengalaman liburan yang berkesan. Menariknya, kini Anda tak perlu merogoh kocek dalam-dalam hingga terbang ke Benua Biru untuk merasakan atmosfer liburan ala Eropa.

Kota Gudeg berhasil mengemas nuansa kastil abad pertengahan, sudut-sudut eksotis Santorini, hingga pemandangan perbukitan ala Eropa ke dalam destinasi lokal yang ramah di kantong.

Berikut ini catatan perjalanan pada Agustus 2026 menelusuri tiga destinasi wisata murah berkonsep Eropa di Jogja yang wajib masuk ke dalam bucket list liburan Anda.

1. The Lost World Castle: Sensasi Abad Pertengahan di Kaki Merapi

Perjalanan diawali menuju kawasan sejuk Kaliurang. Di antara rimbunnya pepohonan dan latar belakang Gunung Merapi yang gagah, berdiri kokoh The Lost World Castle.

Saat pertama kali menginjakkan kaki di sini, mata langsung disuguhi benteng dan kastil batu bergaya medieval (abad pertengahan). Dinding-dinding batu hitam yang tebal serta arsitektur benteng yang dramatis membuat suasana seolah melemparkan kita ke masa lalu di pedalaman Eropa.

Tak hanya megah dari kejauhan, setiap sudut area kastil ini dirancang sangat berkarakter untuk berburu foto estetik. Kerap kali kabut tipis turun menyelimuti kawasan ini, menambah kesan magis dan autentik saat berswafoto.

  • Lokasi: Kawasan Wisata Kaliurang, Cangkringan, Sleman.
  • Harga Tiket Masuk (HTM): Rp30.000 – Rp40.000 per orang.

2. Bhumi Merapi: Pesona Rumah Putih-Biru Khas Santorini

Bergeser tak jauh dari kawasan Kaliurang, destinasi berikutnya menawarkan atmosfer yang bertolak belakang namun tak kalah menawan: Langit Santorini di Bhumi Merapi.

Memasuki area spot foto ini, pengunjung akan langsung disambut oleh dominasi bangunan bercat putih bersih dengan kubah serta pintu berwarna biru cerah—persis seperti pemukiman ikonik di pesisir Yunani. Lorong-lorong sempit berundak dengan dinding bercat terang menciptakan latar foto yang sangat hidup dan pop-up di kamera.

Menariknya, Bhumi Merapi tak sekadar menyajikan keindahan arsitektur. Destinasi ini mengusung konsep agrowisata dan mini zoo, sehingga menjadi lokasi favorit untuk wisata edukasi keluarga. Anak-anak bisa berinteraksi langsung dengan hewan sembari orang tua menikmati suasana santai ala pesisir Mediterania.

  • Lokasi: Jalan Kaliurang KM 20, Pakem, Sleman.
  • Harga Tiket Masuk (HTM): Mulai dari Rp30.000 per orang.

3. Obelix Hills: Senja Estetik ala Perbukitan Eropa

Untuk menutup perjalanan hari ini, spot terbaik berada di kawasan perbukitan Prambanan, yakni Obelix Hills. Tempat ini menawarkan perpaduan antara arsitektur modern yang menyatu harmonis dengan lanskap alam terbuka.

Waktu terbaik berkunjung ke sini adalah saat menjelang sore hari. Duduk santai di area outdoor sembari menikmati terbenamnya matahari (sunset) memberikan impresi romantis khas perbukitan Eropa selatan. Dipadukan dengan dekorasi lampu-lampu syahdu saat malam mulai bertandang, tempat ini sangat pas dijadikan lokasi hangout santai bersama sahabat maupun pasangan.

  • Lokasi: Klumprit, Blok I & II, Wukirharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.
  • Harga Tiket Masuk (HTM): Rp20.000 – Rp30.000 per orang.

Kesimpulan Perjalanan

Ketiga destinasi di atas membuktikan bahwa menikmati pengalaman berwisata dengan vibes mancanegara tak melalu identik dengan biaya mahal. Dengan bujet tiket masuk yang sangat terjangkau, Jogja berhasil menghadirkan variasi destinasi yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga kaya akan spot foto kekinian. ***

Rekomendasi tempat liburan murah di Jogja dengan vibe Eropa. Cocok untuk healing dan foto estetik bersama keluarga atau pasangan. HTM-nya pun cuma 20 ribuan.

Editor
Ali Mahfud -

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

 Stories