RIWARA.id – Rusia mulai memperluas jangkauan sistem satelit Rassvet ke wilayah Ukraina untuk menggantikan koneksi Starlink yang kini diblokir bagi armada militer Moskow.
Seperti dilansir Turdef, langkah strategis ini diambil guna memulihkan jalur komunikasi dan kendali drone jarak jauh yang sempat lumpuh pascapembatasan akses internet satelit buatan SpaceX tersebut.
Sebelumnya, pasukan Rusia memanfaatkan jaringan Starlink secara berulang untuk memandu serangan pesawat nirawak (UAV) jarak jauh ke berbagai wilayah daratan Ukraina.
Namun, pemblokiran yang menerapkan batas kecepatan transfer data berhasil melumpuhkan akses Starlink pada drone kamikaze Rusia saat melaju cepat menuju target.
Laporan media militer Militarnyi menyebutkan bahwa konstelasi satelit Rassvet milik Rusia kini dikerjakan secara intensif guna menutup celah kendali operasi udara tersebut.
Menurut sumber intelijen militer Ukraina, sebanyak 12 unit satelit Rassvet saat ini telah mencapai ketinggian operasional yang ditentukan di orbit bumi.
Sementara itu, tiga unit satelit Rassvet lainnya dilaporkan masih berada dalam proses pendakian menuju lintasan orbit kerja yang ditargetkan.
Berdasarkan kalkulasi orbital terbaru, lalu lintas penerbangan satelit tersebut menciptakan jendela waktu komunikasi selama 1,5 jam setiap kali melintas di atas wilayah Ukraina.
Sistem Rassvet mengusung teknologi antena susunan fase elektronik (phased array) yang mirip dengan konsep dasar milik konstelasi Starlink.
Teknologi ini memungkinkan perangkat pemancar dirancang sangat ringkas dan kokoh tanpa menggunakan komponen mekanis yang bergerak.
Ukuran yang ringkas membuat perangkat terminal Rassvet sangat ideal dipasang pada drone berukuran kecil hingga menengah milik militer Rusia.
Fitur beam steering pada antena elektronik ini juga menjaga koneksi data tetap stabil meskipun drone melakukan manuver ekstrem di udara.
Rusia berencana menambah jumlah armada satelit Rassvet secara masif untuk menjaga stabilitas sinyal komunikasi berlatensi rendah secara terus-menerus.
Pemerintah Rusia menargetkan peluncuran 250 unit satelit Rassvet pada 2027, meningkat menjadi 730 unit pada 2030, serta menembus lebih dari 900 unit pada 2035.
Meski laju peluncuran saat ini dinilai ragu mampu memenuhi target ambisius tersebut, peningkatan cakupan durasi sinyal dari satelit yang sudah beroperasi tetap menjadi ancaman nyata bagi pertahanan daratan Ukraina. (*)
Rusia memperluas jangkauan satelit Rassvet untuk menggantikan Starlink pada serangan drone jarak jauh di Ukraina. Simak ulasan lengkapnya.