RIWARA.id - Makin keren! Meta kini akan membuka akses untuk developer pihak ketiga yang ingin mengembangkan game dan aplikasi yang bisa ditampilkan di layar gadget kacamata pintar Ray-Ban Display.
Dilansir dari Engadget, pihak developer aplikasi bisa melakukan eksperimen dengan membuat aplikasi atau game yang bisa digunakan oleh pengguna Ray-Ban.
Nantinya, aplikasi yang dibuat akan bisa mendukung tampilan dan mengontrol Neural Band dari perangkat yang disebut Mark Zuckerberg sebagai smartphone masa depan ini.
Meta akan mendukung aplikasi yang sudah lebih dahulu mempunyai aplikasi mobile Android dan iOS serta kompatibel dengan aplikasi berbasiskan web.
Membuat aplikasi atau game untuk kacamata pintar memang menjadi tantangan tersendiri bagi pengembang aplikasi, apalagi jika sudah terbiasa membuat app untuk platform mobile smartphone.
Kacamata pintar Meta Ray-Ban Display menggunakan layar dengan pandangan 20 derajat dan mempunyai teknologi Augmented Reality (AR) yang harus dipikirkan secara matang oleh developer.
Sampai saat ini, Meta masih mencari aplikasi apa yang cocok dengan tampilan monokular Ray-Ban tersebut.
Meta menjelaskan bahwa perusahaan developer bisa membuat aplikasi menarik, seperti media streaming, live skor pertandingan olahraga, tampilan data real time sampai pembaharuan status langsung lewat tampilan di layar kacamata pintar.
Lalu ada juga aplikasi mikro yang bisa ditampilkan di layar Ray-Ban Display.
Salah satu aplikasi menarik dibagikan langsung oleh Chief Technology Officer (CTO) dari Meta, Adrew Bosworth yang membagikan video tentang aplikasi bernama "Darkroom Buddy".
Darkroom Buddy merupakan aplikasi interaktif menarik untuk proses cuci cetak film analog yang bisa digunakan sebagai referensi dari pengguna Ray-Ban.
Pertimbangan Game Smartwatch
Selain aplikasi, Meta juga sedang mengembangkan game yang bisa dimainkan oleh pengguna di kacamata pintarnya.
Beberapa game bisa dimainkan oleh pengguna Ray-Ban dan bisa menjadi insiprasi dan studio game yang ingin mengembangkan permainan untuk produk smartwatch.
Beberapa mini game seperti permainan catur, ular tangga, sudoku bisa menjadi beberapa contoh game yang dimainkan oleh pengguna.
Selain itu ada juga game Puzzle yang dikembangkan oleh Meta dengan adanya akses bagi pihak ketiga yang ingin membuat game, maka pilihan game di Ray-Ban akan bertambah banyak.
Bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan, pengembang game dan aplikasi di smartwatch bisa sebanyak developer di smartphone.
Walaupun sudah mengumumkan pembukaan akses bagi pihak ketiga, Meta masih belum menyampaikan kapan aplikasi pihak ketiga akan mulai tersedia bagi pengguna Ray-Ban Display.
Saat ini, Meta memang masih fokus menambahkan berbagai fitur baru bagi pengguna Ray-Ban seperti fitur tulisan tangan sampai teleprompter bawaan.
Ada juga fitur neural handwriting yang memungkinkan pengguna bisa membalas pesan dengan hanya menggambar huruf menggunakan gerakan jari dan ini bisa menjadi fitur pengiriman pesan di masa depan.
Pengguna Ray-Ban juga bisa membagikan rekaman dari kacamata pintarnya kepada orang lain lewat berbagai platform seperti WhatsApp dan Messenger.
CEO Meta Mark Zuckerberg memang mengatakan bahwa kacamata pintar akan menjadi gadget pengganti smartphone di masa depan.
Karena itu, Meta sangat serius untuk mengembangkan teknologi smartwatch dan menambahkan berbagai fitur yang semakin mendekati fitur milik smartphone.
Semoga bermanfaat.***
Siap-siap, kacamata pintar Meta Ray-Ban bakal makin canggih dengan game puzzle hingga fitur live skor olahraga. Intip bocoran lengkapnya dari CTO Meta!