Kecolongan di Washington Hilton: FBI Ungkap Identitas Penembak Trump, Pertanyakan Celah Keamanan

Minggu, 26 April 2026 | 18:05 WIB
Ilustrasi lokasi kejadian di Washington Hilton dibuat dengan bantuan Chatgpt AI
Ilustrasi lokasi kejadian di Washington Hilton dibuat dengan bantuan Chatgpt AI (Foto: Ari Kristyono)

 

RIWARA.id – Otoritas keamanan Amerika Serikat kini menghadapi sorotan tajam setelah insiden penembakan di White House Correspondents’ Association Dinner, Sabtu (25/4/2026).

Pelaku penembakan yang sempat dilaporkan tewas di lokasi, ternyata diringkus dalam keadaan hidup oleh pihak berwajib dan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh FBI.

Mengutip laporan The Guardian, pelaku diidentifikasi sebagai Cole Tomas Allen (31), warga Torrance, California. Polisi menemukan fakta mengejutkan bahwa pelaku membawa persenjataan lengkap, mulai dari shotgun, pistol, hingga sejumlah pisau saat menerobos area hotel.

Fakta bahwa pelaku mampu meloloskan senjata berat ke dalam area perjamuan yang dihadiri Presiden Donald Trump menjadi celah keamanan serius yang kini tengah diinvestigasi oleh Secret Service bersama FBI.

Insiden ini membangkitkan memori kelam sejarah Amerika, mengingat Washington Hilton adalah lokasi yang sama di mana Presiden Ronald Reagan pernah ditembak oleh calon pembunuh pada tahun 1981.

Keberhasilan pelaku menyusupkan persenjataan ke lokasi dengan pengamanan ketat menimbulkan pertanyaan besar: bagaimana sistem penyaringan (screening) tamu bisa ditembus oleh seseorang yang bersenjata lengkap?

Presiden Trump sendiri selamat tanpa cedera dan memuji tindakan cepat agen Secret Service dalam mengevakuasi dirinya serta jajaran kabinet. Seorang agen Secret Service tertembak, namun nyawanya selamat berkat rompi antipeluru.

Dalam sebuah pernyataan pasca-kejadian, Trump mengakui bahwa menjadi presiden adalah "profesi yang berbahaya" dan menekankan perlunya fasilitas yang lebih aman bagi kegiatan kepresidenan di masa depan.

Hingga saat ini, motif serangan masih menjadi misteri. Jaksa wilayah Distrik Columbia, Jeanine Pirro, menyatakan pelaku kini berada dalam tahanan dan akan dijerat dengan dua dakwaan berat terkait senjata api serta tindak penyerangan.

Investigasi gabungan terus dikebut untuk mengungkap apakah terdapat kelalaian protokol keamanan atau faktor internal yang memungkinkan Allen meloloskan senjata ke dalam ruang perjamuan tersebut. (*)

 

Penembak Trump, Cole Tomas Allen, diringkus hidup-hidup. FBI investigasi bagaimana pelaku bisa loloskan senjata ke Washington Hilton.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories