Prabowo Tinjau Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang, Siapkan 15.000 Unit untuk Korban Bencana

  • Ari Kristyono
  • 02 Januari 2026
  • Default Publisher Publish by: Ari Kristyono

RIWARA.ID  – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pembangunan rumah hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026), sekaligus mengapresiasi kerja cepat pemerintah pusat, daerah, dan petugas lapangan dalam penanganan pascabencana di Sumatra.

Peninjauan dilakukan di lokasi pembangunan hunian sementara yang diperuntukkan bagi warga terdampak bencana. Presiden menegaskan pemulihan pascabencana menjadi prioritas utama pemerintah guna meringankan penderitaan masyarakat.

“Petugas-petugas kita di lapangan, prajurit-prajurit kita di mana-mana saya sampaikan apresiasi. Semua K/L harus menilai anak buahnya yang berbuat baik untuk diberi penghormatan,” kata Prabowo saat rapat terbatas di lokasi pembangunan.

Baca juga: Pupuk Bersubsidi 2026 Bisa Ditebus Mulai 1 Januari, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp46,87 Triliun

Presiden menyatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran besar untuk mendukung penanganan bencana secara menyeluruh. Ia menegaskan negara akan “habis-habisan” membantu rakyat yang terdampak.

Pembangunan rumah hunian Danantara dinilai Prabowo sebagai capaian positif karena dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Namun, ia juga memberikan masukan agar aspek kenyamanan hunian diperbaiki, khususnya terkait panas atap seng.

Menurut Prabowo, solusi dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan lokal yang sede rhana dan terjangkau, seperti anyaman, ijuk, atau lapisan tekstil di bawah atap seng, tanpa harus menggunakan material mahal.

Baca juga: KABAR GEMBIRA! Harga BBM Subsidi Pertamina Turun per 1 Januari 2026, Cek Rincian Daftar Harga Terbaru

Presiden juga meminta Badan Pengelola Investasi Danantara memperkuat koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta pemerintah daerah agar pembangunan tidak tumpang tindih dan seluruh sumber daya dimanfaatkan secara efektif.

“Koordinasi harus ketat. Tanya pemda, gubernur, bupati, dan BNPB supaya resource benar-benar bermanfaat dan tidak mubazir,” tegasnya.

Dalam peninjauan tersebut, Prabowo melihat langsung unit rumah berukuran 4,5 x 4,5 meter yang dilengkapi fasilitas dasar, seperti tempat tidur, kipas angin, lemari, jaringan internet, serta sambungan listrik.

Baca juga: WOW! 6 Komoditi Pangan Ini Surplus dengan Stok Melimpah, Pemerintah Tidak Membuka Kran Impor, Ini Penjelasan Bapanas

Hunian Danantara dirancang sebagai tempat tinggal sementara yang aman bagi warga selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi berlangsung. Pemerintah menargetkan masyarakat tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan layak.

Pembangunan hunian di Aceh Tamiang telah dimulai sejak 24 Desember 2025. Pada tahap awal, sebanyak 600 unit rumah dibangun di Kampung Simpang 4, Kecamatan Karang Baru.

Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan pembangunan 15.000 unit rumah hunian Danantara dalam waktu tiga bulan di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Selain rumah tinggal, kawasan hunian juga dilengkapi fasilitas komunal seperti dapur bersama, toilet, taman bermain anak, dan musala untuk mendukung interaksi sosial warga.

Pembangunan tahap pertama ini melibatkan kolaborasi tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai bentuk komitmen pemerintah menghadirkan solusi cepat dan berkelanjutan bagi korban bencana. (***)

Presiden Prabowo meninjau rumah hunian Danantara di Aceh Tamiang dan menargetkan 15.000 unit untuk korban bencana di Sumatra.

Foto Default
Author : Ari Kristyono

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Excepturi doloribus unde molestias laborum delectus adipisci, eos repellat in debitis cum impedit numquam, architecto, facilis.

Topic News