![]()
RIWARA.id - Kemendikdasmen menyalurkan Tunjangan Khusus bagi guru dan tenaga kependidikan (tendik) yang terdampak bencana alam di Sumatra.
Tunjangan itu diberikan kepada 16.467 guru dan tendik yang ada di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Kebijakan ini diharapkan dapat mendukung pemulihan ekonomi di wilayah yang terdampak bencana.
Selain itu, juga dapat meringankan beban guru, menjaga peran guru, dan tenaga kependidikan yang ada di wilayah bencana.
Tunjangan tersebut diharapkan bisa menjadi penguat semangat untuk menjalankan tugasnya dalam membimbing anak didik.
Dikutip Riwara.id dari akun Instagram @kemendikdasmen, Minggu 28 Desember 2025, jumlah total Tunjangan Khusus yang disalurkan mencapai Rp32,9 miliar.
Dari jumlah tersebut, tunjangan untuk guru di Aceh sebesar Rp15,7 miliar, guru di Sumatra Utara sebesar Rp11,6 miliar, guru di Sumatra Barat sebesar Rp5,6 miliar, serta guru di Lumajang Jawa Timur sebesar Rp56 juta.
"Semoga bantuan kepedulian untuk guru di akhir tahun 2025 ini bisa menjadi penyemangat dan menandai kehadiran pemerintah, dalam melewati masa pemulihan pasca bencana dengan rasa optimis," ungkap Mendikdasmen Abdul Mu'ti.
Berikut ini mekanisme pemberian Tunjangan Khusus bagi guru yang terdampak bencana:
- Guru ASN dan Non ASN mendapatkan tunjangan Rp2 juta per orang.
- Dana bersumber dari APBN Kemendikdasmen.
- Penyaluran Tunjangan Khusus bagi guru yang terdampak bencana dilakukan secara bertahap.
- Tunjangan akan ditransfer langsung ke rekening guru yang mengajar di sekolah terdampak bencana.
Selain Tunjangan Khusus bagi guru, Kemendikdasmen juga menyalurkan bantuan untuk pemulihan layanan pendidikan berupa peralatan sekolah, alat tulis, bingkisan makanan dan minuman sehat, tenda kelas darurat, serta pembersihan lingkungan sekolah.
Selain itu, Kemendikdasmen juga menyiapkan langkah darurat berupa pengiriman tenda pembelajaran untuk kelas sementara.
Pengiriman tenda untuk pembelajaran semester genap tahun 2026 akan dimulai bulan Januari. Bantuan tersebut akan dikirim untuk wilayah Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Itulah ulasan terkait Tunjangan Khusus bagi Guru dan Tendik di wilayah bencana Sumatra. Untuk informasi lainnya tentang pendidikan di Indonesia, bisa kunjungi langsung akun Instagram @kemendikdasmen.
Kemendikdasmen menyalurkan Tunjangan Khusus bagi Guru dan Tendik di wilayah bencana Sumatra sebanyak 16.467 orang, dengan jumlah total sebesar Rp32,9 miliar.