Riwara.id – Banyak keluarga penerima manfaat yang cukup kecewa karena sampai saat ini belum ada informasi resmi tentang apakah BLT Kesra akan dilanjutkan atau tidak.
Pemerintah beberapa waktu lalu sudah memberik an info update bahwa tahun 2026 BLT Kesra dihentikan karena akan dialihkan pada program bansos yang lebih bersifat jangka panjang.
Pemerintah juga menegaskan tidak semua penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Sosial (Kesra) tahun 2025 bisa menerima bantuan sosial pada 2026.
Program BLT Kesra disalurkan pada akhir 2025 dengan cakupan sekitar 35 juta penerima dan nominal Rp900.000, diketahui tidak dilanjutkan pada tahun ini karena keterbatasan anggaran.
Sebagian KPM BLT Kesra 2025 tetap berpeluang mendapatkan bantuan sosial lanjutan melalui program reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Namun peluang mendapat bansos itu bergantung pada sejumlah kriteria, terutama posisi dalam kelompok desil kesejahteraan.
Masyarakat yang ada pada desil 1 sampai 4 merupakan 40 persen kelompok ekonomi terbawah menjadi prioritas utama.
Keterbatasan kuo ta menjadi faktor penentu. Jumlah penerima PKH hanya sekitar 10 juta keluarga, sementara BPNT sekitar 18,2 juta penerima, jauh lebih kecil dibandingkan cakupan bansos BLT Kesra sebelumnya.
Kondisi ini kemudian membuat banyak penerima BLT Kesra 2025 yang masuk kriteria penerima bansos harus menunggu karena adanya keterbatasan kuota bansos PKHH dan BPNT.
Banyak masyarakat yang belum mengetahui sebenarnya ap aitu BLT Kesra? BLT Kesra atau Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat merupakan salah satu program bantuan tambahan yang diluncurkan pemerintah pada akhir tahun 2025. Program ini termasuk dalam paket kebijakan ekonomi yang bertujuan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dan meningkatkan daya beli masyarakat.
Dikutip dari laman Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Sabtu, 11 April 2026, BLT Kesra dirancang sebagai stimulus sementara di luar bantuan sosial reguler. Bansos ini tidak menggantikan program yang sudah ada, melainkan jadi tambahan untuk memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat.
Sasaran utama BLT Kesra adalah kelompok masyarakat p ada desil 1 hingga 4 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DITSEN), kategori miskin dan rentan miskin
Berdasarkan Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 239/HUK/2025, besaran BLT Kesra yang diberikan kepada masyarakat adalah Rp 300 ribu per bulan. Bantuan ini disalurkan selama tiga bulan berturut-turut sehingga total yang diterima setiap keluarga penerima manfaat mencapai Rp 900 ribu.***




 menunjukkan pelemahan pada awal perdagangan Kamis (942026), di tengah tekanan sentimen global akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan fluktuasi harga minyak dunia..jpg)

Tidak semua penerima BLT Kesra 2026 bisa mendapat bansos kembali di tahun 2026 ini alasannya