RIWARA.id – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad H. Bahrudin (72), lansia yang dilaporkan hanyut di Sungai Jatinegara, Desa Lemahduwur, Kecamatan Kuwarasan, Kebumen, Jumat (3/4/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 14.46 WIB.
Koordinator Tim SAR Gabungan, Amin Riyanto, menyebutkan jasad korban ditemukan mengapung sejauh 5 kilometer dari lokasi awal kejadian. Sebelumnya, korban diduga terpeleset ke sungai pada Kamis (2/4) sore, di mana sepeda motor miliknya ditemukan hanya berjarak 10 meter dari aliran air.
"Jenazah sudah kami evakuasi ke rumah duka. Dengan ini, operasi SAR di Sungai Jatinegara resmi ditutup," ujar Amin.
Sementara itu, operasi pencarian besar-besaran masih berlanjut di Pantai Setrojenar untuk mencari dua bocah yang terseret ombak. Memasuki hari kedua, tim yang dipimpin Trisno dari Kantor SAR Cilacap mulai mengoptimalkan penggunaan drone thermal untuk mendeteksi suhu tubuh korban dari udara di area yang sulit dijangkau.
Selain pantauan udara, penyisiran laut juga diperluas ke arah timur dan barat dari titik hilang, namun hingga sore ini hasil pencarian masih nihil.
Di lokasi berbeda, operasi SAR baru dibuka di anak Sungai Tajum Cihonje, Kecamatan Gumelar, Banyumas.
Seorang pria bernama Riswo (63) dilaporkan hilang terseret arus saat sedang membersihkan parit pada Kamis (2/3) sore. Dugaan ini diperkuat dengan temuan puing-puing bekas aktivitas korban di pinggir sungai yang meluap.
Kepala Kantor SAR Cilacap, M. Abdullah, telah menerjunkan dua tim rescuer tambahan dari Unit Siaga SAR Banyumas dan Cilacap.
Tim dibekali peralatan lengkap mulai dari perahu LCR, rafting boat, hingga alat navigasi bawah air. Hingga berita ini diturunkan, tim masih melakukan asesmen dan penyisiran di sepanjang aliran anak Sungai Tajum guna menemukan titik terang keberadaan korban. (*)
Ari Kristyono


Jasad Bahrudin ditemukan 5km dari lokasi hanyut di Kebumen. Tim SAR kini gunakan drone thermal cari korban di Setrojenar & Sungai Tajum.