Remaja Banjarnegara yang Hanyut di Pantai Watu Bale Ditemukan Meninggal Dunia

  • Ari Kristyono
  • Senin, 30 Maret 2026 | 11:56 WIB
  • Default Publisher Publish by: Ari Kristyono
SAR gabungan mengevakuasi jenazah wisatawan asal Banjarnegara yang tersapu ombak di Pantai Watu Bale, Kecamatan Ayah, Kebumen.
SAR gabungan mengevakuasi jenazah wisatawan asal Banjarnegara yang tersapu ombak di Pantai Watu Bale, Kecamatan Ayah, Kebumen. (Foto: Humas Basarnas)

 


RIWARA.id – Operasi pencarian remaja yang terseret ombak di Pantai Watu Bale, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, berakhir duka. Tim SAR Gabungan menemukan korban, Ibnuyun bin Bayad (15), dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (30/3/2026) pagi.

Jasad warga Desa Pucang, Kabupaten Banjarnegara ini ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB, memasuki hari kedua pencarian.

Posisi korban terdeteksi mengapung sekitar 3 kilometer ke arah selatan dari titik terakhir dirinya terlihat saat tergulung ombak besar pada Minggu (29/3) kemarin.

Sebelumnya, musibah ini bermula saat tujuh wisatawan mandi di pantai, di mana tiga di antaranya terseret arus. Dua orang berhasil diselamatkan warga di lokasi, sementara Ibnuyun hanyut terbawa arus ke tengah laut

Koordinator Tim SAR Gabungan, Rowidin, mengonfirmasi bahwa setelah dievakuasi dan diidentifikasi, jasad tersebut dipastikan adalah remaja yang hilang sejak hari Minggu lalu.

"Jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans," ungkapnya.

Pencarian hari kedua ini melibatkan tiga unit tim penyelamat (Search and Rescue Unit/SRU). Tim menyisir daratan hingga Pantai Lampon serta mengerahkan perahu LCR dan jukung SAR Lawet Perkasa untuk memantau perairan dengan radius 1,5 mil laut.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur relawan serta Basarnas dikembalikan ke satuan masing-masing. (*)

 

Tim SAR temukan remaja Banjarnegara yang hanyut di Pantai Watu Bale Kebumen dalam kondisi meninggal dunia. Jasad ditemukan radius 3 km.

Foto Editor
Author : Ari Kristyono

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

Topic News