Bursa Asia diproyeksikan menguat mengikuti reli S&P 500 dan Nasdaq 100. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) turun di tengah harapan meredanya konflik Iran.
IHSG anjlok 2,79% ke level 7.374 pada awal perdagangan Senin. Lonjakan harga minyak dunia akibat konflik Timur Tengah dan ketegangan global menekan pasar saham Asia dan Wall Street.