IHSG ditutup melemah 0,69% ke level 7.389,39 pada perdagangan 11 Maret 2026. Saham AMMN, BUMI, hingga ENRG menjadi pemberat utama indeks di tengah tekanan jual investor asing.
IHSG mengawali perdagangan Rabu (11/3/2026) dengan penguatan 1% ke level 7.515. Sentimen global membaik, harga minyak turun, dan data ritel domestik yang kuat turut mendorong indeks.
IHSG anjlok 2,79% ke level 7.374 pada awal perdagangan Senin. Lonjakan harga minyak dunia akibat konflik Timur Tengah dan ketegangan global menekan pasar saham Asia dan Wall Street.
Saham BBCA anjlok ke bawah 7.000 pada sesi I perdagangan 4 Maret 2026 di tengah derasnya net foreign sell Rp183 miliar dalam dua hari. IHSG ikut ambruk 4,32% ke 7.596,57, menandai tekanan risk-off yan...