Riwara.id – Di era pergerakan ekonomi yang sangat cepat saat ini, anak muda kalangan gen Z dituntut untuk pandai mulai mengatur keuangan. Hal ini penting karena ekonomi global 5-10 tahun ke depan bahkan tidak bisa ditebak kemana arahnya. Menyimpan uang adalah skill yang wajib dikuasai generasi muda agar bisa hidup nyaman di masa tua.
Salah satu cara sederhana menyimpan uang adalah dengan cara menabung. Menabung termasuk salah satu kebiasaan keuangan yang penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Terutama di tengah kondisi ekonomi yang bergerak cepat penuh ketidakpastian.
Dirangkum Riwara.id dari laman Otoritas Jasa Keuangan, Senin,, 15 Desember 2025 dalam kondisi ekonomi saat ini harga kebutuhan hidup naik, gaya hidup berubah mengikuti tren digital, dan pilihan-pilihan finansial semakin sering bermunculan dari berbagai arah.
Dalam situasi seperti ini, salah satu prinsip sederhana namun sangat menentukan adalah bagaimana memperlakukan uang yang datang setiap bulan.
Apakah dana tersebut disisihkan terlebih dahulu, atau hanya menabung dari apa yang tersisa? OJK sangat menyarankan masyarakat untuk menyisihkan dana lebih dulu untuk ditabung, bukan menabung sisa dana yang ada.
Keputusan sederhana seperti menyisihkan uang terlebih dahulu bisa jadi langkah besar untuk menciptakan masa depan yang lebih tenang dan terencana.
Konsep sisih merupakan sejumlah uang atau dana yang disisihkan dari pendapatan lebih dulu untuk ditabung atau diinvestasikan dalam mencapai tujuan keuangan. Sementara konsep sisa merupakan sejumlah uang yang disisakan dari pendapatan untuk biaya kebutuhan hidup setelah dikurangi tabungan atau investasi.
Dengan menabung, anak muda bisa mempersiapkan diri menghadapi berbagai situasi tak terduga yang kerap memberatkan isi kantong, merencanakan masa depan yang lebih baik, dan mencapai tujuan finansial jangka panjang.
Ada beberapa tips menabung yang bisa mulai diterapkan, salah satunya cobalah dengan mulai menabung dalam jumlah yang kecil terlebih dahulu.
Tidak banyak orang yang bisa menabung dalam jumlah yang besar, oleh karena itu mulailah dari yang paling kecil.
Jika Anda belum terbiasa dengan alokasi tabungan adalah 20% dari gaji, bisa memulai dengan 2% dari gaji. Na mun, pastikan bahwa persentasenya naik setiap bulan hingga mencapai minimal 20% dari gaji.
Selain mulai menabung dari jumlah kecil, cara lain untuk menambah tabungan adalah mulai mengumpulkan dan menyimpan uang kembalian. Mengumpulkan uang kembalian berbentuk recehan dapat digunakan untuk belanja barang dengan nilai yang besar.
Misalnya saja, uang kembalian setelah belanja di supermarket, jika dikumpulkan dapat digunakan untuk membeli kopi dan makan siang. Dengan begitu Anda bisa menghemat pengeluaran lifestyle dan berhasil menyelamatkan alokasi uang tabungan.
Uang receh ini secara tidak langsung akan membantu Anda mengurangi penggunaan kartu debit dan kartu kredit untuk membayar sebuah lifestyle.
Itulah informasi seputar sukses atur keuangan di usia muda menurut Otoritas Jasa Keuangan yang bisa diaplikasikan generasi muda.***
Sukses atur keuangan di usia muda, ini tips menabung ala OJK yang bisa diaplikasikan di kehidupan sehari-hari ditengah pergerakan ekonomi yang serba cepat