RIWARA.ID – Seorang pengendara sepeda motor, terseret arus air saat banjir di Jalan Raya Bojong, Kabupaten Tegal, Rabu (4/6/2026) petang.
Ajun Arman Permadi (17) warga Desa Kreman, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, akhirnya di temukan meninggal dunia, setelah SAR gabungan melakukan pencarian, Kamis (5/2) siang pukul 12.20.
Kepala Basarnas Semarang, Budiono dalam keterangannya menyebut, pihaknya menerima laporan kejadian pada Rabu malam dan telah memerintahkan rescuer dari Unit Siaga SAR Pemalang untuk bergerak merespons.
Baca juga: Proses Hukum Mulai Bergulir untuk Kasus Pria Tendang Kucing hingga Mati di Blora
“Kronologi kejadian, korban mengendarai sepeda motor, berusaha menerjang banjir di jalan raya Bojong. Karena arusnya kuat, korban terjatuh dan terseret arus hingga masuk ke saluran air di sisi jalan,” terangnya.
Sesaat setelah kejadian, warga sekitar berupaya memberikan pertolongan, namun mereka gagal karena kuatnya arus dan kondisi korban tidak terlihat.
Pencarian kemudian dilakukan oleh Basarnas bersama sejumlah aparat dan relawan potensi SAR setempat.
Hasilnya, pada Kamis siang, tim gabungan menemukan jenazah korban terjepit di antara bebatuan dan material lain yang dihanyutkan banjir di aliran sungai Gung, sejauh lebih kurang 12 km dari tempat kejadian.
“Setelah memastikan identitas korban, tim mengevakuasi jenazah ke RSDU Soesilo Tegal untuk mendapat penanganan lebih lanjut,” tandasnya.
Budiono menyampaikan terimakasih kepada segenap elemen yang mendukung misi pencarian, serta mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat terjadi banjir atau situasi alam yang tidak normal lainnya. (***)
Remaja pengendara motor terseret banjir di Jalan Raya Bojong Tegal ditemukan meninggal dunia setelah pencarian SAR gabungan.