Pekerja Gali Sumur di Rawalo Banyumas Tewas Diduga Hirup Gas Beracun

Senin, 02 November 2026 | 07:48 WIB
SAR gabungan mengevakuasi korban penggali sumur yang diduga menghirup gas alam beracun
SAR gabungan mengevakuasi korban penggali sumur yang diduga menghirup gas alam beracun (Foto: Humas Basarnas)

RIWARA.id – Seorang pekerja gali sumur tewas terjebak di kedalaman tujuh meter setelah diduga menghirup gas beracun di Desa Banjarparakan, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (1/11/2026).

Korban teridentifikasi bernama Muksimin (40). Pria paruh baya ini mengembuskan napas terakhirnya di dasar sumur sebelum tim penolong gabungan berhasil mengevakuasi tubuhnya ke permukaan.

Insiden maut ini bermula saat korban bersama rekannya, Samsi Riyanto, tengah melakukan proses penggalian sumur sejak siang hari sekitar pukul 13.00 WIB.

Muksimin turun terlebih dahulu hingga ke dasar sumur yang memiliki kedalaman sekitar tujuh meter untuk mulai menggali.

Samsi Riyanto kemudian berniat menyusul masuk ke dalam lubang. Namun, baru menuruni kedalaman sekitar dua meter, ia mendadak merasa lemas dan pusing hebat akibat bau menyengat dari dalam sumur.

Menyadari adanya bahaya gas beracun, Samsi segera memanjat kembali ke permukaan untuk menyelamatkan diri dan gagal menjangkau rekannya yang masih tertahan di dasar.

Samsi langsung berteriak meminta pertolongan dan melaporkan kejadian mendesak tersebut kepada warga serta aparat desa setempat.

Pemerintah Desa Banjarparakan yang menerima laporan darurat itu segera menghubungi pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Banyumas pukul 13.20 WIB.

Laporan tersebut diteruskan secara cepat ke Kantor SAR Cilacap melalui Unit Siaga SAR Banyumas guna mengerahkan tim evakuasi penanganan kondisi membahayakan manusia.

Kepala Unit Siaga SAR Banyumas, Amin Riyanto, memimpin pengerahan personel. Pada pukul 13.25 WIB, satu tim rescuer terlatih dikirim menuju lokasi kejadian lengkap dengan peralatan evakuasi ruang terbatas (confined space rescue).

Tim SAR gabungan yang terdiri atas personel Basarnas, Damkar, TNI, Polri, dan relawan lokal tiba di lokasi pada pukul 14.08 WIB untuk melakukan asesmen cepat serta koordinasi dengan pemangku kepentingan setempat.

Menggunakan perlengkapan tabung udara untuk bernapas, tim pertolongan berhasil menuruni kedalaman sumur dan mengangkat tubuh Muksimin pada pukul 14.30 WIB.

Korban yang ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia langsung dilarikan ke Puskesmas Rawalo menggunakan ambulans untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

Dengan terevakuasinya korban, Operasi SAR dinyatakan resmi ditutup dan seluruh unsur penolong dikembalikan ke kesatuan masing-masing. (*)

Pekerja gali sumur di Rawalo Banyumas tewas terperangkap di kedalaman 7 meter diduga akibat menghirup gas beracun. Tim SAR evakuasi korban.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories