Dua Tahun Asta Cita Kemenag: Puluhan Miliar Digelontorkan untuk Pemulihan Rumah Ibadah dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:41 WIB
Ilustrasi diambil dari laman Kementerian Agama
Ilustrasi diambil dari laman Kementerian Agama

RIWARA.id – Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha dan Bimas Hindu menggelontorkan anggaran hingga puluhan miliar rupiah untuk memulihkan sarana ibadah pascabencana serta memperkuat kualitas pendidikan keagamaan di seluruh Indonesia.

Capaian dalam dua tahun pelaksanaan program Asta Cita ini mencakup penyaluran bantuan rekonstruksi pura dan vihara yang rusak akibat bencana alam, serta dukungan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi ribuan mahasiswa.

Langkah strategis tersebut dihadirkan sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam menjaga keberlangsungan ibadah umat sekaligus meningkatkan mutu sumber daya manusia keagamaan yang berkelanjutan.

Direktur Jenderal Bimas Buddha, Supriyadi, mengungkapkan bahwa pihak Bimas Buddha telah menyalurkan dana bantuan pemulihan rumah ibadah dan lembaga pendidikan keagamaan sebesar Rp4,107 miliar.

Bantuan penanganan bencana tersebut menjangkau 73 titik lokasi yang terdampak banjir dan gempa di tiga provinsi utama, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Di Provinsi Aceh, Bimas Buddha mengalokasikan Rp606,024 juta untuk tujuh rumah ibadah dan Rp110 juta bagi dua Sekolah Minggu Buddha.

Sementara itu, alokasi terbesar disalurkan ke Provinsi Sumatera Utara mencapai Rp3,341 miliar bagi 62 rumah ibadah, serta Rp50 juta untuk dua rumah ibadah di NTT.

Selain pemulihan fisik pascabencana, Bimas Buddha mengucurkan anggaran pendidikan hingga puluhan miliar rupiah, termasuk Rp64,898 miliar pada 2025 dan dilanjutkan sebesar Rp20,052 miliar hingga Triwulan III 2026.

Dana pendidikan tersebut digunakan untuk membiayai KIP Kuliah bagi ribuan mahasiswa, beasiswa program doktoral (S3), Peningkatan Prestasi Akademik (PPA), hingga pembangunan sarana perguruan tinggi keagamaan Buddha negeri.

Di saat bersamaan, Dirjen Bimas Hindu, I Nengah Duija, memaparkan bahwa pihaknya telah mengucurkan anggaran sebesar Rp15,97 miliar khusus untuk peningkatan layanan rumah ibadah Hindu di berbagai kawasan.

Pada 2025, Bimas Hindu menyalurkan Rp11,37 miliar ke 91 lokasi pura, termasuk program pura ramah lingkungan dan aksesibel bagi kelompok disabilitas serta penyandang kebutuhan khusus senilai Rp1,6 miliar.

Khusus penanganan bencana di Bali pada 2026, Bimas Hindu menggelontorkan dana rehabilitasi sebesar Rp2 miliar untuk membenahi 38 rumah ibadah agar umat dapat kembali beribadah dengan aman.

Bimas Hindu juga memperluas jangkauan bantuan ke wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), menyediakan bantuan operasional rumah ibadah, membangun fasilitas krematorium, serta memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat berbasis Badan Pengelola Dana Umat Hindu (BDDN).(*)

Kemenag kucurkan puluhan miliar untuk pemulihan rumah ibadah terdampak bencana dan beasiswa pendidikan dalam 2 Tahun Asta Cita.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories