RIWARA.id – Peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, menghadirkan sosok perwira tinggi berprestasi sebagai Komandan Upacara. Sosok tersebut adalah Letnan Jenderal (Letjen) TNI Lucky Avianto, yang saat ini mengemban amanat strategis sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III.
Sosok jenderal bintang tiga berlatar belakang Komando Pasukan Khusus (Kopassus) ini tidak asing lagi di dunia militer tanah air. Namanya dikenal luas sebagai jenderal lapangan yang berani turun langsung memimpin operasi pengamanan dan perburuan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah rawan konflik Papua.
Letjen TNI Lucky Avianto lahir di Jakarta pada 2 Oktober 1974. Ia merupakan putra dari H.R. Slamet Iswadi, seorang purnawirawan perwira menengah Angkatan Darat. Tumbuh besar di lingkungan perumahan militer di Jakarta Barat membentuk jiwa kepemimpinan serta kedisiplinannya sejak dini. Lucky menikah dengan Dian Pujiwati dan dikaruniai empat orang anak perempuan.
Perjalanan akademis dan militernya tergolong sangat gemilang. Lucky merupakan alumni lulusan angkatan pertama SMA Taruna Nusantara Magelang. Usai menyelesaikan pendidikan di SMA prestisius tersebut, ia melanjutkan pendidikan di Akademi Militer (Akmil) dan lulus pada tahun 1996 dengan meraih penghargaan Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik dari matra Angkatan Darat.
Prestasi akademik dan militernya terus berlanjut sepanjang perjalanan tugasnya. Selain berpredikat cum laude dalam jenjang pendidikan tinggi, Lucky dikenal sebagai perwira langka yang sukses meraih predikat lulusan terbaik pada tiga jenjang pendidikan militer utama, yakni Sesarcab Infanteri, Seskoad, dan Sesko TNI.
Mengawali kariernya di satuan elit Baret Merah Kopassus, Lucky dipercaya menduduki berbagai posisi taktis dan strategis. Ia pernah menjabat sebagai Danyonif 500/Raider, Wakil Asops Danjen Kopassus, Asrena Danjen Kopassus, Asops Danjen Kopassus, hingga dipercaya menjadi Komandan Grup 1/Kopassus pada rentang 2018–2019.
Kariernya semakin meroket saat ditarik ke berbagai penugasan teritorial dan operasi khusus. Ia sempat mengemban tugas sebagai Asops Kasdam XVIII/Kasuari di Papua Barat, Kapusdiklat BIN, hingga dipromosikan memimpin Kodam XXIV/Mandala Trikora.
Pengalaman kancah operasinya membentang luas di dalam maupun luar negeri. Lucky pernah diterjunkan dalam Operasi Keamanan Maluku, Operasi Penumpasan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Aceh, hingga misi perdamaian PBB bersama Satgas Indobat Konga XXIII-G/UNIFIL di Lebanon dan MONUSCO di Republik Demokratik Kongo.
Rekam jejaknya di Tanah Papua amat menonjol ketika dipercaya memimpin Komando Operasi (Koops) TNI Habema. Di bawah kepemimpinannya, operasi gabungan ini bertugas memulihkan stabilitas keamanan serta meredam aksi separatis KKB/OPM di berbagai wilayah rawan.
Keberaniannya terbukti saat ia memimpin upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua—sebuah kawasan terpencil yang sebelumnya dikenal sebagai bekas sarang dan markas persembunyan kelompok bersenjata.
Atas dedikasi, rekam jejak tempur, dan kepemimpinannya yang kuat, Panglima TNI mempercayakan jabatan Pangkogabwilhan III kepadanya pada Maret 2026. Penunjukan ini secara otomatis menempatkannya sebagai komando tertinggi operasional gabungan tiga matra untuk wilayah Indonesia bagian timur.
Penunjukan Letjen TNI Lucky Avianto sebagai Komandan Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap menegaskan pengakuan negara atas kapasitas, dedikasi, serta integritas sang jenderal pemburu KKB dalam mengawal benteng pertahanan NKRI. (*)
Profil lengkap Letjen TNI Lucky Avianto, lulusan terbaik Akmil 1996 dan sosok pemburu KKB Papua yang menjadi Komandan Upacara HUT ke-81 TNI.