RIWARA.id – Dua kapal perang Angkatan Laut Pakistan, PNS Hunain dan PNS Yarmook, menahan sebuah kapal misterius di perairan Laut Arab dan menyita lebih dari 2.800 kilogram narkotika bernilai fantastis.
Operasi penyergapan bernilai sekitar 750 juta dolar AS atau setara Rp11,8 triliun tersebut berlangsung di tengah ketegangan geopolitik perairan kawasan.
Seperti dilansir Turdef, penyergapan ini terjadi akhir September 2026, tepat sepuluh hari setelah PNS Hunain terlibat insiden tabrakan sengit dengan kapal perang milik India, INS Kolkata.
Meskipun tidak ada keterkaitan langsung antara kedua peristiwa tersebut, keterlibatan PNS Hunain secara berturut-turut menarik perhatian dunia internasional terhadap manuver militer Pakistan.
Insiden tabrakan antara PNS Hunain dan INS Kolkata sebelumnya pecah pada 15 September 2026 di kawasan utara Laut Arab.
Pemerintah Pakistan mengklaim benturan terjadi di dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) mereka saat menggelar latihan militer, seraya menuding manuver berbahaya kapal India sebagai pemicu utama.
Sebaliknya, pihak India membantah klaim tersebut dan balik menuduh PNS Hunain berlayar secara tidak profesional serta membahayakan navigasi internasional.
Sengketa di lautan tersebut berbuntut panjang hingga kedua negara saling melayangkan protes diplomatik secara resmi.
Pasca-insiden tersebut, PNS Hunain yang berpatroli bersama PNS Yarmook mendeteksi pergerakan kapal mencurigakan di jalur pelayaran Laut Arab.
Tim penyergap langsung menerjunkan personel untuk menggeledah dan menemukan ribuan kilogram narkotika yang disembunyikan di kompartemen rahasia kapal tersebut.
Hingga kini, Angkatan Laut Pakistan belum merinci jenis narkoba yang disita maupun identitas bendera dan rute pelayaran kapal penyelundup tersebut.
Presiden dan Perdana Menteri Pakistan memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan operasi maritim ini sebagai bukti ketegasan menjaga batas wilayah laut dari kejahatan transnasional. (*)
Dua kapal perang Pakistan sita 2,8 ton narkoba di Laut Arab senilai $750 juta usai insiden tabrakan dengan kapal perang India, INS Kolkata.