Tragedi Ibu dan Anak di Bojonegoro: Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus di Sawah

Kamis, 10 September 2026 | 14:51 WIB
Ilustrasi dibuat dengan bantuan Gemini AI
Ilustrasi dibuat dengan bantuan Gemini AI

RIWARA.id – Nasib naas menimpa seorang ibu dan anaknya di Bojonegoro, Jawa Timur, yang ditemukan tewas mengenaskan di area persawahan akibat tersengat aliran listrik dari jebakan tikus.

Insiden tragis ini menimpa Sutik (76) dan anak perempuannya, Paniti (45), warga Dusun Pager, Desa Sidomukti, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro.

Kejadian bermula ketika kedua korban berangkat dari rumah menuju sawah sekitar pukul 05.00 WIB untuk menanam padi pada pagi hari.

Namun, langkah mereka terhenti seketika saat menginjakkan kaki di area persawahan yang dipasangi kawat beraliran listrik penangkap hama.

Kapolsek Kasiman, AKP Mochamad Khambali, mengonfirmasi bahwa kedua korban tersengat listrik jebakan tikus bertegangan tinggi saat baru memasuki area sawah.

"Pada saat masuk ke sawah, kedua korban tersengat jebakan listrik dan seketika meninggal dunia," terang AKP Khambali, dikutip dari Suara Desa, Kamis (10/9/2026) siang.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, jebakan listrik pembasmi tikus tersebut diketahui dipasang oleh Suparngun (50), warga setempat yang juga tetangga korban.

Peristiwa memilukan tersebut langsung dilaporkan oleh warga ke perangkat Dusun Pager sebelum akhirnya diteruskan ke Polsek Kasiman.

Menerima laporan warga, petugas Polsek Kasiman bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian bersama Tim Inafis Polres Bojonegoro dan petugas medis Puskesmas Kasiman.

Petugas gabungan langsung menahan lokasi kejadian guna melakukan proses evakuasi jasad korban serta menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil visum luar yang dilakukan tim medis, ditemukan sejumlah luka bakar serius akibat sengatan listrik tinggi pada tubuh kedua korban.

Korban Paniti mengalami luka bakar pada jari tengah tangan kiri, sementara ibunya, Sutik, menderita luka bakar pada sela ibu jari dan telunjuk tangan kanan serta luka bakar di paha kanan seluas 15 x 4 sentimeter.

Di TKP, polisi menyita sejumlah barang bukti yang digunakan untuk merakit jebakan berbahaya tersebut, termasuk gulungan kawat listrik sepanjang 10 meter dan tiang bambu penyangga sepanjang 50 sentimeter.

Polisi memastikan tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh kedua korban selain luka bakar dari kawat bertegangan listrik tersebut.

Saat ini kasus kematian ibu dan anak tersebut ditangani oleh Polsek Kasiman dan Polres Bojonegoro untuk proses hukum lebih lanjut terkait kelalaian penggunaan listrik di sawah. (*)

 

Ibu dan anak di Kasiman, Bojonegoro tewas tersengat listrik jebakan tikus milik tetangga saat hendak menanam padi di sawah.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories