JAKARTA, RIWARA.ID - Perjalanan bisnis PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN memasuki babak baru. Bank BUMN yang identik dengan pembiayaan perumahan ini melakukan perombakan signifikan pada struktur kepemimpinannya melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2026 yang berlangsung di Menara BTN, Jakarta, pada Jumat, 4 September 2026.
Tidak tanggung-tanggung, sebanyak lima posisi direktur berganti. Langkah bongkar pasang ini menjadi sinyal kuat keseriusan perseroan dalam mengakselerasi transformasi jilid dua, guna memperkokoh posisi BTN di luar lini bisnis utamanya.
Masuknya Darah Muda dan Eksekutif Danantara
Salah satu pergeseran yang menyedot perhatian adalah masuknya Wiwik Wahyuni sebagai Direktur Human Capital & Compliance, menggantikan Eko Waluyo. Wiwik bukan nama asing di industri keuangan. Sebelumnya ia menjabat sebagai Senior Director Manajemen Bakat & Budaya di Danantara Asset Management (DAM) sejak Agustus 2025.
Selain Wiwik, empat posisi strategis lain juga diisi oleh wajah-wajah baru:
- Gatot Prasetyo dipercaya mengawal akselerasi digital sebagai Direktur Teknologi Informasi, menggantikan Tan Jacky Chen.
- Johanes Barus kini memegang kendali sebagai Direktur Manajemen Risiko, mengisi posisi yang sebelumnya ditempati Setiyo Wibowo.
- Evita Barliana resmi menjabat Direktur Consumer Banking, menggantikan Hirwandi Gafar.
- Adityo Kusumo ditunjuk sebagai Direktur Finance & Strategy, menggantikan Nofry Rony Poetra.
Sementara itu, tujuh posisi direksi lainnya tetap dipertahankan demi menjaga kesinambungan kepemimpinan, termasuk Nixon LP Napitupulu yang kembali dipercaya menahkodai BTN sebagai Direktur Utama bersama Oni Febriarto Rahardjo sebagai Wakil Direktur Utama.
Misi Besar Beyond Mortgage
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menegaskan bahwa regenerasi di jajaran direksi ini merupakan langkah terukur untuk menyesuaikan diri dengan arah dan tantangan bisnis di masa depan.
"Sebanyak 5 dari 12 direktur diganti. Harapannya BTN akan jauh lebih baik karena kini diisi oleh banyak generasi muda yang sesuai dengan visi masa depan kita, yaitu beyond mortgage," ujar Nixon seusai RUPSLB di Menara BTN.
Nixon menambahkan, perombakan ini diproyeksikan mampu mempercepat laju transformasi BTN jilid dua. Perseroan tidak hanya ingin dikenal sebagai raja Kredit Pemilikan Rumah (KPR), tetapi juga berambisi mengepakkan sayap menjadi bank yang tangguh di segmen consumer banking secara menyeluruh.
Susunan Lengkap Dewan Komisaris dan Direksi BTN 2026
Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama: Suryo Utomo
- Wakil Komisaris Utama: Endra Gunawan
- Komisaris Independen: Panangian Simanungkalit
- Komisaris Independen: Pietra Machreza Paloh
- Komisaris Independen: Ida Nuryanti
- Komisaris: Fahri Hamzah
- Komisaris: Didyk Choiroel
Dewan Direksi:
- Direktur Utama: Nixon L.P. Napitupulu
- Wakil Direktur Utama: Oni Febriarto Rahardjo
- Direktur Operations: I Nyoman Sugiri Yasa
- Direktur Treasury & International Banking: Venda Yuniarti
- Direktur Consumer Banking: Evita Barliana
- Direktur Network & Retail Funding: Rully Setiawan
- Direktur Corporate Banking: Helmy Afrisa Nugroho
- Direktur Commercial Banking: Hermita
- Direktur Finance & Strategy: Adityo Kusumo
- Direktur Information Technology: Gatot Prasetyo
- Direktur Risk Management: Johanes Barus
- Direktur Human Capital & Compliance: Wiwik Wahyuni
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) merombak 5 posisi direksi dalam RUPSLB 2026. Ada sosok wajah baru yang di jajaran direksi. Siapa saja?