Para Pencari Kerja Merapat! Pemkot Yogyakarta Gelar Job Fair Jogja Tahun 2026, Ada 2.000 Lowongan, Acara hanya Sampai Besok

Rabu, 15 Juli 2026 | 15:17 WIB
Pemkot Yogyakarta Mengadakan Job Fair Jogja Tahun 2026
Pemkot Yogyakarta Mengadakan Job Fair Jogja Tahun 2026 (Foto: Instagram.com/@dinsosnakertrans_yk)

RIWARA.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) mengadakan Job Fair Jogja pada 15-16 Juli 2026 di Auditorium Lembaga Pendidikan Perkebunan LPP Yogyakarta.

Ada ribuan lowongan pekerjaan dari puluhan perusahaan yang tersedia dalam Job Fair Jogja, termasuk lowongan pekerjaan bagi para penyandang disabilitas. Pemkot Yogyakarta mengajak masyarakat terutama pencari kerja untuk tidak melewatkan kesempatan tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta, Patricia Heny Dian Anitasari, mengatakan Job Fair Jogja terbuka untuk umum, khususnya bagi warga Kota Yogyakarta. Tahun ini, Job Fair Jogja mengusung tema “Transformasi dari Kaum Rebahan Menjadi Kaum Gajian”.

“Acara ini (job fair) tidak dipungut biaya atau gratis. Proses rekrutmen dilaksanakan secara transparan dari masing-masing perusahaan yang menjadi peserta kegiatan,” tutur Heny dikutip Riwara.id dari laman warta.jogjakota.go.id, Rabu 15 Juli 2026.

Ia mengungkapkan Job Fair Jogja tahun ini menyediakan sebanyak 2.000 lowongan kerja dari sekitar 29 perusahaan. Lowongan pekerjaan yang tersedia di antaranya ritel, jasa, manufaktur, teknologi informasi, keuangan, kesehatan, kuliner, serta sektor lainnya.

Job Fair Jogja juga diikuti 4 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang siap memberikan informasi untuk peningkatan kompetensi masyarakat. Di samping itu, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) juga menyediakan informasi serta peluang bekerja ke luar negeri secara resmi dan aman.

“Dalam Job Fair ini kami juga berkomitmen menyediakan lowongan kerja bagi penyandang disabilitas. Ada beberapa lowongan pekerjaan khusus yang difasilitasi dari Unit Layanan Ketenagakerjaan Kota Yogyakarta,” jelasnya.

Tak hanya itu, dalam Job Fair ini juga tersedia layanan konseling karir secara gratis. Konseling karir akan membantu para pencari kerja dalam menentukan pilihan karir yang tepat, terutama bagi yang masih bingung terkait kompetensinya.

Bagi para pencari kerja yang datang ke Job Fair tersebut, diharapkan mempersiapkan diri dengan curriculum vitae (CV) terbaru dan berkas lamaran sesuai kompetensi yang dimiliki. “Kami mengajak semua warga di Kota Yogya untuk menyiapkan diri secara optimal, sehingga dapat memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan dari berbagai lowongan yang ada,” terang Heny.

 

Jumlah Pengangguran di Kota Yogyakarta

Di sisi lain, Kepala Bidang Pengembangan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta, Erna Nur Setyaningsih, menyatakan berdasarkan data BPS, jumlah pengangguran di Kota Yogyakarta mencapai 5,72 persen dari total jumlah penduduk.

Mayoritas, tingkat pendidikan pengangguran adalah lulusan SMA. Maka, lowongan pekerjaan yang tersedia dalam Job Fair Jogja tahun ini didominasi oleh retail, sehingga lulusan SMA atau SMK memiliki peluang untuk mendapatkan pekerjaan.

“Kota Yogyakarta memang bukan kawasan industri. Namun, kita tetap berupaya untuk menyelenggarakan job fair dengan harapan memberikan kesempatan untuk warga Kota Yogyakarta dan masyarakat umum untuk bisa mendaftar lowongan pekerjaan yang ada di Kota Yogyakarta,” ungkap Erna.

Ia mengakui masih ada para pencari kerja yang pilih-pilih pekerjaan. Namun, Erna menegaskan jika lowongan pekerjaan yang tersedia sudah semakin variatif, salah satunya sektor information technology yang banyak disukai anak muda.

Pemkot Yogyakarta mengadakan Job Fair Jogja Tahun 2026. Tersedia 2.000 lowongan dari sekitar 29 perusahaan.

Foto Editor
Ayu Abriyani -

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

 Stories