Nekat Menceburkan Diri di Dermaga Pelabuhan Kaliwungu Kendal, Pemuda Asal Brangsong Ditemukan Tewas

Jumat, 26 Juni 2026 | 20:40 WIB
Penyelam SAR mengevakuasi jasad pemuda yang dilaporkan sengaja melompat dari dermaga Pelabuhan Kaliwungu Kenda
Penyelam SAR mengevakuasi jasad pemuda yang dilaporkan sengaja melompat dari dermaga Pelabuhan Kaliwungu Kenda (Foto: Humas Basarnas)

RIWARA.id – Seorang pemuda asal Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, ditemukan tewas setelah sengaja menceburkan diri ke laut di kawasan dermaga Pelabuhan Kaliwungu, Jumat (26/6/2026). Korban yang diketahui bernama Muh Sadya Taruna (27) tersebut sempat hilang selama beberapa jam sebelum akhirnya dievakuasi oleh tim SAR gabungan.

Peristiwa tragis ini terjadi pada pagi hari sekira pukul 06.30 WIB. Sejumlah pemancing yang berada di lokasi kejadian menyaksikan langsung detik-detik saat korban berjalan ke tepi dermaga dan melompat ke dalam air.

Aksi nekat pemuda tersebut berlangsung sangat cepat hingga membuat orang-orang di sekitar lokasi terkejut. Saksi mata sempat berusaha memberikan pertolongan sesaat setelah korban melompat ke perairan utara Kabupaten Kendal itu.

Namun, upaya penyelamatan awal dari warga tidak membuahkan hasil. Tubuh korban langsung tenggelam dan dengan cepat hilang dari permukaan air sebelum sempat dijangkau oleh para pemancing.

Sadar situasi makin genting, para saksi langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak pengelola Pelabuhan Kaliwungu. Laporan tersebut kemudian diteruskan secara resmi ke Basarnas Kantor SAR Semarang guna meminta bantuan evakuasi.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima informasi mengenai kondisi kedaruratan tersebut pada pukul 09.00 WIB. Respons cepat segera dilakukan untuk memburu waktu menyelamatkan korban.

Satu tim penyelamat langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian setelah laporan diverifikasi. Tim tersebut langsung berkoordinasi dengan potensi SAR lokal untuk membentuk tim SAR gabungan yang solid.

Sesampainya di lokasi dermaga Pelabuhan Kaliwungu, tim gabungan langsung memetakan area pencarian. Operasi penyelamatan dilakukan dengan membagi tim ke dalam dua metode, yaitu penyelaman dan penyisiran.

Petugas menyisir permukaan air di sekitar dermaga menggunakan perahu karet untuk mengantisipasi jika tubuh korban terbawa arus. Sementara itu, tim penyelam dikerahkan untuk memeriksa kondisi di bawah dermaga yang memiliki visibilitas terbatas.

Proses pencarian berlangsung cukup alot dan memakan waktu hingga kurang lebih empat jam. Tim SAR gabungan harus jeli memeriksa setiap sudut dasar laut di sekitar titik awal korban menceburkan diri.

Upaya intensif tersebut akhirnya membuahkan hasil pada siang hari, tepatnya pukul 14.00 WIB. Tim selam berhasil mendeteksi posisi korban yang sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dasar laut.

Budiono menjelaskan, jasad korban ditemukan di kedalaman 2,5 meter dan posisinya berada tidak jauh dari lokasi awal. Tubuh pemuda tersebut hanya bergeser sekitar 3 meter dari titik di mana ia melompat.

Petugas langsung mengevakuasi jasad Muh Sadya Taruna ke atas perahu karet untuk dibawa ke daratan. Setelah berhasil diangkat, jenazah korban langsung dilarikan ke RSUD Kendal untuk menjalani penanganan medis dan visum lebih lanjut.

Operasi SAR resmi ditutup setelah korban berhasil ditemukan. Budiono juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh unsur tim SAR gabungan yang terlibat aktif hingga korban bisa dievakuasi dengan cepat. (*)

 

Seorang pemuda Brangsong tewas usai menceburkan diri di Pelabuhan Kaliwungu Kendal. Jasadnya ditemukan tim SAR di kedalaman 2,5 meter.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories