RIWARA.id - Perayaan Malam 1 Suro di Kota Solo selalu menjadi acara yang dinanti masyarakat. Acara yang digelar di Pura Mangkunegaran dan Keraton Surakarta ini menjadi event tahunan yang syarat akan makna budaya.
Di tahun 2026, Perayaan Malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran dan Keraton Surakarta akan digelar besok malam, Selasa 16 Juni 2026. Acara tersebut terbuka secara umum bagi masyarakat di Kota Solo dan sekitarnya.
Seperti di tahun-tahun sebelumnya, di Pura Mangkunegaran, Perayaan Malam 1 Suro digelar mulai pukul 20.00 WIB.
Sementara, di Keraton Surakarta, Perayaan Malam 1 Suro yang berupa Kirab Kerbau Bule digelar mulai pukul 24.00 WIB.
Kirab Pusaka di Pura Mangkunegaran
Dilansir Riwara.id dari akun Instagram @info.mn, Senin 15 Juni 2026, masyarakat umum dapat menyaksikan secara langsung Kirab Pusaka Dalem 1 Sura Be 1960 di Pura Mangkunegaran, dengan puncak acara berupa kirab tanpa alas kaki dan tanpa berbicara (tapa bisu).
Kirab tersebut akan mengelilingi Pura Mangkunegaran dengan rute yang telah ditentukan sejauh 3 kilometer.
Barisan kirab dipimpin oleh pusaka berbentuk tombak, yang diikuti oleh pusaka lain dan kerabat keraton yang mengenakan pakaian adat Jawa berupa beskap dan kebaya warna hitam.
Selain menyaksikan kirab pusaka, masyarakat yang percaya dengan berkah dari Perayaan Malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran akan menunggu air jamasan pusaka yang akan dibagikan seusai kirab.
Air tersebut dipercaya membawa berkah dan mendatangkan rezeki. Biasanya air tersebut digunakan untuk membasuh muka atau bagian tubuh lain, dan dicampur ke dalam sumur yang ada di rumah.
Selain air jamasan, juga ada pembagian udik-udik (sebaran koin dan bunga), serta nasi berkat dari pihak Pura Mangkunegaran yang juga dinantikan oleh masyarakat.
Kirab Kebo Bule di Keraton Surakarta
Sementara, untuk Perayaan Malam 1 Suro di Keraton Surakarta Hadiningrat berupa Kirab Kebo Bule yang merupakan Kerbau Albino Keturunan Kyai Slamet.
Kebo Bule tersebut bertindak sebagai cucuk lampah (pembuka jalan) yang memimpin keluarga Keraton Sukarta dan barisan pusaka untuk mengelilingi Keraton.
Acara dimulai dengan Wilujengan (doa bersama) sekitar pukul 21.00 WIB yang dilakukan para abdi dalem dan kerabat Keraton.
Kirab Kebo Bule dimulai pukul 24.00 WIB dengan prosesi arak-arakan keluar Keraton. Kebo Bule berada paling depan, yang kemudian diikuti pembawa pusaka, abdi dalem, dan masyarakat.
Sepanjang rute kirab, masyarakat menyaksikan kirab, ada sebagian yang berebut kotoran atau sisa makanan kerbau yang diyakini membawa berkah.
Bagi masyarakat Jawa, 1 Suro atau 1 Muharram merupakan penanda awal siklus dalam penanggalan Jawa.
Perayaan 1 Suro menjadi momentum untuk pulang dengan kembali pada diri sendiri, menyelaraskan apa yang telah, sedang, dan akan dijalani, sebagai bekal untuk lahir kembali.
Perayaan Malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran dan Keraton Surakarta akan digelar Selasa malam, 16 Juni 2026. Acara ini terbuka untuk masyarakat.