Apa Itu Diabetes? Kenali Penyebab, Gejala, Faktor Risiko, dan Cara Mendeteksinya Sejak Dini

Senin, 11 Mei 2026 | 07:31 WIB
Ilustrasi alat cek gula darah dan pola hidup sehat untuk mencegah serta mengontrol Diabetes Mellitus
Ilustrasi alat cek gula darah dan pola hidup sehat untuk mencegah serta mengontrol Diabetes Mellitus (Foto: Riwara.id)

 

RIWARA.ID — Diabetes menjadi salah satu penyakit kronis yang paling banyak dialami masyarakat di dunia. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja dan sering berkembang tanpa gejala jelas pada tahap awal.

Jika tidak ditangani dengan baik, diabetes dapat memicu berbagai komplikasi serius seperti penyakit jantung, gagal ginjal, gangguan penglihatan, hingga kerusakan saraf.

Lalu, apa itu diabetes dan bagaimana cara mengenali gejalanya?

Apa Itu Diabetes?

Diabetes Mellitus adalah kondisi medis ketika tubuh tidak mampu memproduksi insulin dalam jumlah cukup atau tidak dapat menggunakan insulin secara efektif.

Insulin sendiri merupakan hormon yang diproduksi pankreas untuk membantu mengatur kadar gula (glukosa) dalam darah.

Ketika insulin tidak bekerja dengan baik, kadar gula darah meningkat secara berlebihan dan dapat merusak organ tubuh dalam jangka panjang.

Jenis Diabetes yang Paling Umum

Diabetes terbagi menjadi beberapa jenis utama, yaitu:

1. Diabetes Tipe 1

Type 1 Diabetes terjadi akibat gangguan autoimun ketika sistem kekebalan tubuh menyerang sel pankreas penghasil insulin.

Penderita diabetes tipe 1 biasanya membutuhkan suntikan insulin seumur hidup.

2. Diabetes Tipe 2

Type 2 Diabetes merupakan jenis diabetes paling umum.

Kondisi ini terjadi ketika tubuh mengalami resistensi insulin atau pankreas tidak menghasilkan insulin yang cukup.

Diabetes tipe 2 sering dikaitkan dengan pola hidup tidak sehat, obesitas, dan kurang aktivitas fisik.

3. Diabetes Gestasional

Gestational Diabetes terjadi saat kehamilan akibat perubahan hormon yang memengaruhi kerja insulin.

Meski biasanya membaik setelah melahirkan, kondisi ini meningkatkan risiko ibu terkena diabetes tipe 2 di kemudian hari.

Penyebab Diabetes

Penyebab diabetes berbeda tergantung jenisnya, namun secara umum dipengaruhi faktor genetik dan gaya hidup.

Penyebab Diabetes Tipe 1

  1. Gangguan autoimun
  2. Faktor genetik
  3. Kemungkinan dipicu infeksi virus tertentu
  4. Penyebab Diabetes Tipe 2
  5. Resistensi insulin
  6. Obesitas atau kelebihan berat badan
  7. Kurang aktivitas fisik
  8. Pola makan tinggi gula dan lemak
  9. Faktor keturunan
  10. Bertambahnya usia
  11. Penyebab Diabetes Gestasional
  12. Perubahan hormon selama kehamilan
  13. Tubuh tidak mampu memproduksi insulin tambahan yang dibutuhkan selama hamil

    Faktor Risiko Diabetes

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes antara lain:

  1. Memiliki riwayat keluarga diabetes
  2. Kelebihan berat badan atau obesitas
  3. Jarang berolahraga
  4. Pola makan tidak sehat
  5. Usia di atas 45 tahun
  6. Riwayat diabetes gestasional
  7. Tekanan darah tinggi
  8. Kolesterol tinggi

Semakin banyak faktor risiko yang dimiliki, semakin tinggi kemungkinan seseorang mengalami diabetes.

Gejala Diabetes yang Harus Diwaspadai

Gejala diabetes bisa muncul perlahan dan sering tidak disadari.

Berikut beberapa tanda umum diabetes:

Sering Haus dan Buang Air Kecil

Kadar gula darah tinggi membuat tubuh membuang lebih banyak cairan melalui urin sehingga penderita lebih mudah haus.

Mudah Lelah

Tubuh tidak mampu menggunakan glukosa sebagai sumber energi secara efektif.

Penurunan Berat Badan Tanpa Sebab

Terutama pada diabetes tipe 1, tubuh mulai membakar lemak dan otot untuk energi.

Penglihatan Kabur

Gula darah tinggi dapat memengaruhi lensa mata.

Luka Sulit Sembuh

Diabetes dapat mengganggu sirkulasi darah dan proses penyembuhan luka.

Kesemutan atau Mati Rasa

Kerusakan saraf akibat gula darah tinggi dapat menyebabkan neuropati, terutama di kaki.

Jika mengalami gejala tersebut, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Pemeriksaan untuk Mendeteksi Diabetes

Diagnosis diabetes dilakukan melalui beberapa pemeriksaan laboratorium.

Tes Glukosa Darah Puasa

Diabetes jika kadar gula darah puasa≥126 mg/dL

Tes dilakukan setelah puasa minimal 8 jam.

Tes HbA1c

Diabetes jika HbA1c≥6.5%

Tes ini menunjukkan rata-rata kadar gula darah selama 2–3 bulan terakhir.

Tes Toleransi Glukosa Oral (OGTT)

Diabetes jika gula darah 2 jam setelah OGTT≥200 mg/dL

Dilakukan untuk melihat bagaimana tubuh memproses gula setelah mengonsumsi larutan glukosa.

Tes Gula Darah Acak

Kadar gula darah sewaktu di atas 200 mg/dL disertai gejala diabetes dapat menunjukkan adanya diabetes.

Komplikasi Diabetes

Jika tidak terkontrol, diabetes dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius seperti:

Penyakit jantung
Stroke
Gagal ginjal
Kerusakan saraf
Gangguan penglihatan hingga kebutaan
Luka kaki diabetes
Risiko amputasi

Karena itu, pengendalian gula darah sangat penting untuk mencegah komplikasi.

Cara Mencegah Diabetes

Beberapa langkah sederhana dapat membantu menurunkan risiko diabetes:

 - Menjaga berat badan ideal
- Rutin berolahraga
- Mengurangi konsumsi gula berlebih
- Memperbanyak sayur dan buah
- Tidur cukup
- Menghindari rokok
- Melakukan pemeriksaan kesehatan rutin
- Diabetes Bisa Dikendalikan

Meski belum dapat disembuhkan sepenuhnya, diabetes dapat dikendalikan dengan pengobatan dan perubahan gaya hidup yang tepat.

Diagnosis dini menjadi kunci penting agar penderita dapat menjalani hidup sehat dan mencegah komplikasi serius.

Jika memiliki faktor risiko atau mengalami gejala diabetes, segera lakukan pemeriksaan kesehatan di fasilitas medis terpercaya.*

 

Diabetes merupakan penyakit kronis yang terjadi akibat gangguan produksi atau fungsi insulin sehingga kadar gula darah meningkat. Kenali penyebab, gejala, faktor risiko, hingga cara pemeriksaan diabetes untuk mencegah komplikasi serius seperti penyakit jantung, gagal ginjal, dan kerusakan saraf.

Foto Editor
Inung R Sulistyo -

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman. Menulis untuk pembaca yang ingin memahami arah perubahan dunia serta dampaknya bagi Indonesia.

 Stories