ASN di Jateng Dapat Kesempatan Mendapatkan Beasiswa Jenjang S2 di Singapura, Ini Bidang Studinya

Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:39 WIB
Pemprov Jateng Bekerja Sama dengan NTU Singapore untuk Beasiswa S2 Bagi ASN
Pemprov Jateng Bekerja Sama dengan NTU Singapore untuk Beasiswa S2 Bagi ASN (Foto: jatengprov.go.id)

RIWARA.id - Ada kabar gembira bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Tengah (Jateng). Nanyang Technological University (NTU) di Singapura menawarkan pendidikan untuk Jenjang S2 bagi para pegawai di Jateng.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) dengan sigap menangkap peluang tersebut untuk meningkatkan potensi para ASN.

Nantinya, pegawai yang disekolahkan fokus pada berbagai bidang seperti keamanan pangan, energi, transformasi digital dan keamanan siber, pendidikan, hingga investasi.

Hal itu diungkapkan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima kunjungan Senior Advisor Nanyang Technological University, Maliki Osman, di Kantor Gubernur, Jumat 8 Mei 2026.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan NTU menawarkan beasiswa dengan kuota mahasiswa 200 orang per tahun.

Selain itu, ada program lain yang ditawarkan yaitu Singapore Cooperation Programme (SCP), yang memungkinkan pegawai negeri mengikuti kursus singkat dari berbagai disiplin ilmu.

"Pertemuan ini kami gelar untuk ASN Jawa Tengah dan pegawai provinsi, yang ingin melanjutkan ke jenjang S2 di NTU dalam berbagai bidang. Misalny a teknik, komunikasi, dan lain sebagainya,” ujar Maliki Osman yang dikutip Riwara.id dari laman jatengprov.go.id, Sabtu 9 Mei 2026.

Ia mengatakan, program beasiswa ini didanai dengan skema joint funding antara NTU dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Sementara, untuk program SCP, pendanaannya berasal dari pemerintah Singapura.

“SCP akan dibiayai oleh pemerintah Singapura, di mana mahasiswa bisa mengikuti kursus seperti water management, waste management, AI digitalization, dan sebagainya,” imbuh Maliki Osman.

Melihat kesempatan tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pegawainya di pemerintahan.

"Nanti, kami langsung mendata dan memetakan siapa saja yang memenuhi kriteria untuk mendapatkan beasiswa. Program ini juga terbuka untuk guru,” jelasnya.

Di sisi lain, Sekretaris BKD Jateng Suseno menyatakan siap menindaklanjuti program beasiswa tersebut.

Langkah pertama yang akan dilakukan untuk program itu adalah talent mapping terhadap ASN yang berkompeten.

“Kami akan sortir kembali seluruh ASN yang memiliki kriterianya, kemudian akan kami sampaikan ke Pak Gubernur,” imbuh Suseno.

Pemprov Jateng bersama NTU Singapore membuka program beasiswa bagi ASN untuk Jenjang S2.

Foto Editor
Ayu Abriyani -

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

 Stories