Imbas Kasus Asusila, Kemenag Tutup Pesantren Ndolo Kusumo Pati dan Salurkan Ratusan Santri ke Lembaga Lain

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:05 WIB
Ilustrasi dibuat dengan bantuan Gemini AI
Ilustrasi dibuat dengan bantuan Gemini AI (Foto: Ari Kristyono)

 


RIWARA.id – Kementerian Agama (Kemenag) resmi menghentikan operasional Pesantren Ndolo Kusumo, Kabupaten Pati, menyusul mencuatnya kasus kekerasan seksual di lingkungan lembaga tersebut.

Sebagai langkah perlindungan, Kemenag memutuskan untuk membekukan pendaftaran santri baru dan segera menyalurkan ratusan santri yang ada ke berbagai lembaga pendidikan lain di wilayah Pati.

Direktur Pesantren Kemenag, Basnang Said, menyatakan bahwa penutupan sementara ini dilakukan hingga sistem pengasuhan dan tata kelola perlindungan anak di pesantren tersebut benar-benar terjamin.

Pihaknya telah bersurat kepada Kanwil Kemenag Jawa Tengah untuk memastikan tidak ada aktivitas penerimaan santri baru selama proses hukum dan pembenahan internal berlangsung.

"Fokus utama kami saat ini adalah menyelamatkan masa depan pendidikan para santri. Oleh karena itu, kami memfasilitasi pemindahan mereka agar proses belajar mengajar tidak terputus akibat kasus ini," tegas Basnang Said dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Tercatat ada 252 santri yang terdampak, mulai dari tingkat Raudlatul Athfal hingga Madrasah Aliyah. Kemenag Kabupaten Pati telah mengidentifikasi enam lembaga pendidikan mitra sebagai tujuan kepindahan, di antaranya SMP dan MA Al-Akrom Margorejo, serta MI Khoiriyatul Ulum Gembong.

Seluruh santri yang bermukim pun telah dipulangkan ke rumah masing-masing sejak 2-3 Mei 2026 sebelum disalurkan kembali.

Selain menertibkan sisi kelembagaan, Kemenag mendesak aparat kepolisian untuk menindak tegas pelaku kekerasan seksual tersebut. Basnang menekankan tidak ada ruang toleransi bagi pelaku asusila di lingkungan pendidikan keagamaan.

Ia meminta terduga pelaku segera diberhentikan dari seluruh tugas pengasuhan demi menjaga integritas institusi pesantren. (***)

 

Kemenag resmi tutup Pesantren Ndolo Kusumo Pati buntut kasus kekerasan seksual. Sebanyak 252 santri disalurkan ke lembaga pendidikan lain.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories