Aksi Senyap Kopaska TNI AL: Lumpuhkan Pembajak dan Jinakkan Bom di Bandara Juanda

Rabu, 29 April 2026 | 17:10 WIB

Dua prajurit Kopaska TNI AL menerobos masuk ke dalam pesawat untuk melawan teroris dalam sebuah latihan
Dua prajurit Kopaska TNI AL menerobos masuk ke dalam pesawat untuk melawan teroris dalam sebuah latihan (Foto: Dispen AL)

RIWARA.id – Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL tuntas menggelar latihan penanganan pembajakan pesawat dan ancaman bahan peledak di Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

Latihan intensif yang berlangsung selama 14 hari, sejak 15 hingga 28 April 2026 ini, difokuskan untuk mengamankan objek vital nasional dari ancaman terorisme yang dapat membahayakan keamanan negara.

Dalam simulasi taktis, tim elite TNI AL ini bergerak senyap setelah skenario pesawat yang dibajak dipaksa mendarat di bandara. Prajurit Kopaska berhasil merebut kembali pesawat dari kendali pembajak dalam hitungan detik.

Situasi menjadi makin kritis saat tim menemukan Improvised Explosive Device (IED) di dalam kabin, yang segera ditangani oleh tim Explosive Ordnance Disposal (EOD) Kopaska melalui prosedur identifikasi, evakuasi, dan disposal di area steril yang telah ditentukan.

Komandan Kopaska Koarmada RI, Laksma TNI Sadarianto, menegaskan pentingnya menjaga kemampuan tempur meski dalam situasi terbatas. "Dalam situasi sekarang ini latihan menjadi hal yang sangat mahal, namun tidak menyurutkan semangat Kopaska untuk tetap berlatih," ujar Laksma Sadarianto saat menutup kegiatan Full Mission Profile di Lanudal Juanda.

Latihan ini merupakan realisasi dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. Orang nomor satu di TNI AL tersebut menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan dan kesiapan tempur secara konsisten, terutama pada titik-titik krusial yang menjadi Objek Vital Nasional (Obvitnas).

Di bawah kendali Dansat Kopaska Koarmada II, Kolonel Laut (P) Wido Dwi Nugraha, kegiatan ini memastikan bahwa pasukan katak TNI AL selalu dalam kondisi prima. 

Kemampuan dalam menangani ancaman teror, baik penyanderaan maupun ancaman bom, menjadi garda terpenting dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut serta sektor vital Indonesia dari berbagai potensi ancaman. (*)

Kopaska TNI AL tuntas gelar latihan anti-bajak pesawat dan penjinakan bom di Bandara Juanda. Simak aksi pasukan elite amankan objek vital nasional.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories