Riwara.id – Proses penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 2 2026 masih dalam proses pencairan. Kemensos berupaya semua data yang masuk sudah lengkap kemudian bisa masuk tahap selanjutnya yaitu tahap pencairan bansos.
Kementerian Sosial baru-baru ini mengungkapkan ada 2,8 juta KPM yang masuk kategori desil 1 masih ada yang belum menerima bansos. Masyarakat kelompok desil 1 masih ada yang belum menerima bansos pada tahap 1.
Setelah ditelurusi lebih jauh ternyata faktor penyebab KPM desil 1 belum mendapat bansos pemerintah karena adanya faktor exclusion error pada sistem penyaluran bansos. Saat ini pemerintah masih terus melakukan perbaikan agar exclusion eror bisa segera ditangani dan KPM desil 1 bisa segera menerima bansos.
Dikutip Riwara.id dari laman Kemensos, Minggu, 26 April 2026, exclusion error bisa terjadi karena adanya perubahan data secara cepat yang belum tertangani BPS atau Dukcapiil. Contohnya, adanya warga KPM yang ternyata sudah meninggal dunia, atau pindah keluar kota atau mengalami penurunan ekonomi sehingga harus turun desil.
Fakta dilapangan seperti ini yang harus terus diupdate, agar KPM yang seharusnya sudah tidak menerima bansos sudah tidak lagi masuk dalam kriteria penerima bansos. Sedangkan masyarakat yang ekonominya menurun sehingga harus turun desil yang belum menerima bansos harus didata ulang agar mendapat bansos.
Berkaca dari pengalaman sebelumnya, Kemensos melakukan penataan ulang data penerima, mengalihkan bantuan dari penerima yang dinilai tidak tepat sasaran ke kelompok yang lebih membutuhkan.
"Kami mengalihkan dari yang tidak tepat kepada yang lebih berhak, terutama di desil terbawah," ujar Menteri Sosial, Saifullah Yusuf.
Data Kemensos mencatat ada 10 juta KPM Program Keluarga Harapan (PKH) dan 18,25 juta KPM penerima bantuan Sembako. Apakah Anda masuk dalam daftar penerima bansos PKH dan BPNT tahap 2, berikut cara cek daftar penerima bansos.
Buka situs cekbansos.kemensos.go.id di browser HP atau komputer
Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) 16 digit sesuai KTP
Ketik kode verifikasi yang muncul di layar, klik refresh jika tidak terbaca
Tekan tombol "Cari Data"
Informasi nama, kategori desil, dan status penerimaan bansos akan tampil
Pengecekan juga bisa dilakukan lewat aplikasi cek bansos dengan mengisi NIK atau nama sesuai KTP
Memilih wilayah domisili, lalu klik cek
Aplikasi cekbansos menyediakan fitur usul dan sanggah bagi warga yang merasa data tidak sesuai.***
Kemensos ungkap data 2,8 juta penerima manfaat di desil 1 belum menerima bansos pemerintah ternyata ini alasannya