Upaya Akhiri Perang, Trump Utus Jared Kushner dan Steve Witkoff Temui Menlu Iran di Islamabad

Sabtu, 25 April 2026 | 05:23 WIB
Ilustrasi perundingan AS - Iran dibuat dengan bantuan  Gemini AI
Ilustrasi perundingan AS - Iran dibuat dengan bantuan Gemini AI (Foto: Ari Kristyono)

 

RIWARA.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengutus dua penasihat khususnya, Steve Witkoff dan Jared Kushner, ke Pakistan untuk membuka kembali perundingan guna mengakhiri konflik dengan Iran yang telah berlangsung hampir delapan pekan.

Langkah diplomasi ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz serta kebuntuan diplomatik terkait program nuklir dan blokade pelabuhan yang menghambat jalur perdagangan global.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengonfirmasi bahwa delegasi AS dijadwalkan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, di Islamabad. Araghchi sendiri saat ini tengah melakukan lawatan ke Pakistan, Rusia, dan Oman untuk menjajaki kemungkinan pembukaan kembali perundingan damai.

Iran menuntut komitmen permanen dari AS dan Israel untuk menghentikan serangan, sementara Washington menuntut jaminan verifikasi atas program nuklir Teheran serta penghentian blokade di Selat Hormuz.

Di sisi lain, seperti diberitakan The Guardian, Pentagon tetap mempertahankan posisi kerasnya. Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menegaskan bahwa blokade terhadap pelabuhan Iran masih terus berjalan dan kini bersifat global. 

Hegseth bahkan melabeli tindakan Iran yang berusaha menghentikan kapal-kapal di Selat Hormuz sebagai aksi pembajakan.

"Tidak ada kapal yang berlayar dari Selat Hormuz tanpa izin Angkatan Laut Amerika Serikat," tegasnya sembari memperingatkan bahwa militer AS tidak akan ragu menindak tegas pihak yang mencoba menanam ranjau di jalur pelayaran tersebut.

Meski atmosfer ketegangan masih kental, terdapat sinyal positif terkait fleksibilitas negosiasi. Iran dikabarkan mempertimbangkan opsi untuk membagi cadangan uranium yang diperkaya serta bersedia menurunkan tingkat pengayaan secara bertahap sebagai imbalan atas pencabutan sanksi tertentu.

Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menegaskan bahwa gencatan senjata hanya akan diterima jika menjadi langkah awal untuk mengakhiri perang di semua lini, dengan isu kompensasi dan pembukaan blokade menjadi syarat mutlak.

Hingga saat ini, Wakil Presiden AS JD Vance tetap bersiaga di Amerika Serikat untuk turun langsung dalam negosiasi jika terjadi terobosan besar. 

Dunia kini menanti apakah misi utusan Trump ini mampu mencairkan hubungan yang membeku atau justru situasi di kawasan Teluk akan semakin eskalatif. (*)

 

Donald Trump mengutus Jared Kushner dan Steve Witkoff ke Pakistan untuk memulai kembali negosiasi damai dengan Iran guna mengakhiri perang.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories