RIWARA.id – Praka Rico Pramudia akhirnya mengembuskan napas terakhir, Jumat (24/6/2026) setelah berjuang melawan luka parah selama hampir satu bulan. Prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian UNIFIL ini gugur menyusul insiden serangan artileri yang menargetkan pos penjaga perdamaian di dekat kota Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan, pada 29 Maret 2026 lalu.
Insiden tersebut menjadi peristiwa memilukan bagi kontingen Indonesia. Dalam serangan yang sama, rekan seperjuangan almarhum, Praka Farizal Rhomadhon, dilaporkan gugur di lokasi kejadian.
Berdasarkan laporan investigasi awal yang dilakukan oleh pihak UNIFIL, serangan tersebut dipastikan berasal dari tembakan meriam tank Merkava milik pasukan Israel yang menghantam pos pengamatan tempat keduanya bertugas.
Praka Rico Pramudia merupakan sosok prajurit yang dikenal memiliki dedikasi tinggi dalam Satgas Garuda. Sejak insiden penyerangan terjadi, almarhum sempat menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit di Beirut.
Namun, cedera berat yang dialami akibat ledakan proyektil tank tersebut tidak mampu diselamatkan meski tim medis telah berupaya memberikan penanganan terbaik sepanjang satu bulan terakhir.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa serangan terhadap personel UNIFIL merupakan pelanggaran hukum internasional yang tidak dapat ditoleransi.
Investigasi UNIFIL yang mengonfirmasi keterlibatan tank Israel menjadi bukti kuat bagi Indonesia untuk terus mendesak PBB agar mengambil langkah konkret. Jakarta menuntut pertanggungjawaban penuh atas insiden fatal yang merenggut nyawa para prajurit penjaga perdamaian tersebut.
Saat ini, Pemerintah Indonesia melalui koordinasi ketat dengan otoritas Lebanon dan PBB tengah memproses repatriasi jenazah Praka Rico Pramudia.
Negara akan memberikan penghormatan militer terbaik sebagai bentuk penghargaan tertinggi atas pengabdian almarhum dalam menjalankan mandat perdamaian dunia di bawah bendera PBB. (*)

Praka Rico Pramudia gugur usai sebulan kritis akibat serangan tank Merkava Israel di Lebanon. Indonesia tuntut pertanggungjawaban PBB.