RIWARA.id – Tim SAR gabungan dari Pos TNI AL (Posal) Nusa Penida dan Basarnas berhasil menyelamatkan delapan Anak Buah Kapal (ABK) Jukung Samudera Berlian yang terbalik di perairan Barat Pulau Nusa Lembongan, Klungkung, Bali, Selasa (14/4/2026) malam.
Insiden kecelakaan laut ini dipicu oleh cuaca buruk dan kondisi medan laut yang ekstrem saat kapal tengah melintas di wilayah tersebut.
Laporan darurat awalnya diterima oleh Komandan Posal Nusa Penida, Letda Laut (E) Yusep Hariaji, dari pemilik kapal.
Merespons cepat ancaman nyawa para pelaut tersebut, personel Babinpotmar langsung berkoordinasi dengan Basarnas Nusa Penida untuk meluncurkan operasi penyelamatan menggunakan perahu karet Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB).
Proses pencarian berlangsung dramatis di tengah keterbatasan jarak pandang malam hari. Setelah melakukan penyisiran selama kurang lebih dua jam, tim gabungan akhirnya menemukan posisi jukung dalam kondisi terbalik.
Kedelapan ABK ditemukan dalam posisi terap ung dan segera dievakuasi ke atas kapal penyelamat sebelum kondisi fisik mereka menurun akibat paparan air laut.
Beruntung, seluruh korban berhasil selamat tanpa mengalami cedera serius dan langsung dibawa menuju Pelabuhan Benoa untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, satu unit Jukung Samudera Berlian dilaporkan mengalami kerusakan material cukup berat akibat hantaman gelombang.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan bahwa respons cepat ini merupakan instruksi langsung bagi jajaran TNI AL untuk selalu bersinergi dengan Basarnas.
Kehadiran prajurit di lapangan diharapkan menjadi jaminan keselamatan bagi masyarakat maritim, khususnya para nelayan dan pengguna transportasi laut yang kerap berhadapan dengan risiko tinggi di perairan Bali. (*)
Ari Kristyono





TNI AL dan Basarnas berhasil evakuasi 8 ABK Jukung Samudera Berlian yang terbalik di Nusa Lembongan semalam. Seluruh korban selamat!