Bursa Asia diprediksi menguat setelah Wall Street melonjak 2,9%. Harapan meredanya konflik Timur Tengah dan stabilnya harga minyak dorong optimisme pasar global.
IHSG ditutup anjlok 1,89% ke level 7.164,09 pada Kamis (26/3/2026) akibat aksi jual besar investor asing yang mencapai Rp20,71 triliun. Saham BBCA, BBRI, hingga GOTO menjadi yang paling banyak dilepas...
IHSG mengawali perdagangan Rabu (11/3/2026) dengan penguatan 1% ke level 7.515. Sentimen global membaik, harga minyak turun, dan data ritel domestik yang kuat turut mendorong indeks.