Bursa Asia diproyeksikan menguat mengikuti reli S&P 500 dan Nasdaq 100. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) turun di tengah harapan meredanya konflik Iran.
IHSG mengawali perdagangan Rabu (11/3/2026) dengan penguatan 1% ke level 7.515. Sentimen global membaik, harga minyak turun, dan data ritel domestik yang kuat turut mendorong indeks.
IHSG anjlok 2,79% ke level 7.374 pada awal perdagangan Senin. Lonjakan harga minyak dunia akibat konflik Timur Tengah dan ketegangan global menekan pasar saham Asia dan Wall Street.