Bursa Asia diproyeksikan menguat mengikuti reli S&P 500 dan Nasdaq 100. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) turun di tengah harapan meredanya konflik Iran.
Perang AS-Israel vs Iran picu gejolak pasar global. Minyak naik 13%, emas reli, saham AS dan Asia kompak melemah.