Kementerian Transmigrasi Buka Beasiswa Patriot 2026, Total Kuota 1.100 Mahasiswa, Ini 3 Lokasi Kampusnya

  • Ayu Abriyani
  • Sabtu, 31 Januari 2026 | 05:38 WIB
  • Default Publisher Publish by: Ayu Abriyani
Kementerian Transmigrasi Resmi Membuka Program Beasiswa Patriot 2026
Kementerian Transmigrasi Resmi Membuka Program Beasiswa Patriot 2026 (Foto: Instagram.com/@kementrans.ri)

 

RIWARA.id - Kementerian Transmigrasi mengumumkan secara resmi dibukanya program Beasiswa Patriot 2026. Jumlah total kuota sebanyak 1.100 mahasiswa untuk jenjang S2.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan Beasiswa Patriot bukan proyek coba-coba, tetapi program prioritas yang melibatkan sinergi berbagai perguruan tinggi unggulan di Indonesia.

Ia menilai Indonesia tidak perlu minder dengan institusi di luar negeri, karena kualitas akademik nasional mampu menjawab tantangan pembangunan.

Menurut M. Iftitah Sulaiman, pendidikan dalam Beasiswa Patriot tidak berhenti pada capaian akademik.

Baca juga: Penuhi Program Makan Bergizi Gratis, Menko Pangan Zulhas Targetkan 2.000 Kampung Nelayan dan Ribuan Tambak di Batang

Ilmu pengetahuan harus menjadi alat untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta membangun keadilan ekonomi.

Dengan adanya pendekatan tersebut, para penerima Beasiswa Patriot diharapkan bisa menjadi solusi nyata di kawasan transmigrasi.

Para penerima beasiswa pascasarjana ini nantinya akan menempuh studi di Kampus Patriot yang ada di 3 kawasan transmigrasi.

Pertama adalah Kawasan Transmi grasi Barelang, Batam, Kepulauan Riau. Kedua, Kawasan Transmigrasi Kalukku, Mamuju, Sulawesi Barat. Ketiga, Kawasan Transmigrasi Salor, Merauke, Papua Selatan.

Baca juga: INFO PENTING! Batas Aktivasi Rekening PIP Diperpanjang hingga 28 Februari 2026, Awas Jangan Sampai Terlewat

Dikutip Riwara.id dari laman transmigrasi.go.id, Sabtu 31 Januari 2026, berikut ini daftar program studi Beasiswa Patriot 2026:

1. Kampus Patriot Barelang, Batam, Kepulauan Riau (kuota 280 mahasiswa). Ada 14 program studi yang ditawarkan di Barelang dengan kuota penerima 20 orang untuk program studi.

- ITS: Program Studi Teknik Kelautan, Teknik Perkapalan, Teknik Sipil dan Teknik Fisika (Rekayasa Energi Terbarukan).

ITB: Logistik dan Perencanaan Kepariwisataan.

IPB: Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan (Teknologi Hasil Perairan).

UI: Ilmu Kelautan dan Industri Kreatif.

UNDIP: Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) dan Teknik dan Manajemen Industri.

UNPAD: Perikanan dan Konservasi Laut.

UGM: Agronomi.

Baca juga: Longsor Gunung Slamet di Pemalang Tewaskan Dua Petani, Tim SAR Tuntaskan Pencarian Setelah Enam Hari

2. Kampus Patriot di Kalukku, Mamuju, Sulawesi Barat (Kuota 240 mahasiswa). Ada 12 program studi yang ditawarkan di Kalukku dengan kuota penerima 20 orang untuk setiap program studi.

ITB: Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Teknik Geodesi dan Geomatika, Teknik Kimia, dan Rekayasa Pertambangan

ITS: Teknik Material dan Metalurgi dan Sistem Informasi.

IPB: Agronomi dan Hortikultura.

UI: Perencanaan Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan.

UNDIP: Teknik Lingkungan dan Peternakan.

UNPAD: Teknologi Agroindustri.

UGM: Manajemen Agribisnis.

Baca juga: Siswa SD dan SMP Wajib Simak! Berikut Ini Proses Pendaftaran TKA 2026, Perhatikan Baik-baik

3. Kampus Patriot di Salor, Merauke, Papua Selatan (Kuota 580 mahasiswa). Ada 29 program studi yang ditawarkan di Salor dengan kuota penerima 20 orang untuk setiap program studi.

IPB: Program Studi Teknologi Pascapanen, Ilmu Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, Manajemen Pembangunan Daerah, Ilmu Tanah, Ilmu Nutrisi dan Pakan, Bioteknologi, Ilmu Ekonomi Pertanian, dan Ilmu Gizi.

ITB: Pengelolaan Infrastruktur Air Bersih dan Sanitasi (PIAS), Teknik Geologi, Teknik Mesin (Pertanian) dan Sistem dan Teknologi Informasi.

ITS: Teknik Lingkungan, Teknik Geomatika, Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), dan Teknik Elektro

UI: Program Studi Teknik Sipil Peminatan Manajemen Infrastruktur, Ekonomi Kependudukan dan Ketenagakerjaan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat

UNDIP: Energi dan Manajemen Sumber Daya Perairan

UNPAD: Antropologi, Ilmu Peternakan, Pariwisata Berkelanjutan, dan Ilmu Hukum (Agraria)

UGM: Agronomi, Ilmu Perikanan, Teknologi Industri Pertanian dan Teknologi Hasil Perkebunan

Baca juga: Perizinan Impor Selesai, Pemerintah Pastik an Harga Bawang Putih dan Minyak Goreng Turun, Ibu Rumah Tangga Full Senyum

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi, Bondan Djati Utami mengatakan Beasiswa Patriot ini tidak hanya sebagai program pendidikan, tetapi juga sebagai investasi sumber daya manusia untuk kawasan transmigrasi.

"Kami siapkan para mahasiswa yang bisa datang langsung di lapangan, memahami persoalan masyarakat, dan menghasilkan solusi berbasis keilmuan yang aplikatif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui Beasiswa Patriot 2026, Kementerian Transmigrasi berkomitmen untuk menjadikan kawasan transmigrasi sebagai ruang pembelajaran, laboratorium pembangunan, dan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Program ini diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki pengetahuan untuk pengembangan dan pembangunan kawasan transmigrasi.

Kementerian Transmigrasi resmi membuka program Beasiswa Patriot 2026. Beasiswa ini untuk pascasarjana atau S2.

Foto Default
Author : Ayu Abriyani

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Excepturi doloribus unde molestias laborum delectus adipisci, eos repellat in debitis cum impedit numquam, architecto, facilis.

Topic News