RIWARA.id - Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) selalu menjadi pembicaraan hangat di tengah masyarakat. Pekerjaan sebagai PNS masih menjadi incaran bagi para pencari kerja.
Beberapa waktu terakhir muncul video viral yang memuat tentang pernyataan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Rini Widyantini, yang mengumumkan pembukaan CPNS 2026.
Di dalam video tersebut menyebutkan jika pendaftaran CPNS 2026 dibuka pada 3 Januari hingga 7 Februari 2026.
Pendaftaran CPNS tersebut dibuka untuk lulusan SMA, D3 dan S1 untuk penempatan di seluruh wilayah Indonesia.
Baca juga: BERSIAP! Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan 1447 H/2026 M akan Digelar Kemenag di Tanggal Ini
Dikutip Riwara.id dari akun Instagram @kemenpanrb, Kamis 29 Januari 2026, berikut ini penjelasan dari Kementerian PANRB:
- Sosok Menteri PANRB Rini Widyantini dalam video viral tersebut adalah Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
- Sampai saat ini pemerintah belum mengumumkan pembukaan CPNS 2026. Maka, video viral yang beredar adalah hoax.
- Informasi valid tentang CASN hanya diumumkan melalui website maupun media sosial resmi dari instansi pemerintah.
- Masyarakat dimbau berhati -hati dalam menerima informasi agar tidak termakan berita hoax.
Terkait pengadaan CASN 2026, saat ini pemerintah tengah melakukan evaluasi hasil pelaksanaan pengadaan di tahun sebelumnya.
Pemerintah juga sedang melakukan penghitungan untuk menentukan jumlah dan jenis formasi yang dibutuhkan agar tepat sasaran.
Selain itu, perhitungan tersebut juga bertujuan mendukung kebutuhan pencapaian organisasi dan program prioritas nasional.
Hoax Rekrutmen CPNS 2026 Kemenkes
Tak hanya di Kementerian PANRB, sebelumnya juga beredar informasi pembukaan seleksi CPNS 2026 di Kemenkes.
Di dalam unggahan yang viral tersebut, mencantumkan informasi daftar tenaga kesehatan, besaran penghasilan, serta tautan pendaftaran yang bukan berasal dari kanal resmi pemerintah.
Terkait hal tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arief Fakrulloh menegaskan hingga saat ini belum ada pengumuman resmi untuk pembukaan ASN 2026.
Setiap tahapan pengadaan ASN selalu diawali dengan penetapan kebutuhan nasional, persetujuan formasi, lalu pengumuman resmi melalui portal pemerintah.
"Cara mudah untuk mengecek apakah informasi itu valid atau tidak, dengan melakukan verifikasi melalui portal resmi BKN, SSCASN, dan media sosial resmi milik pemerintah. Kalau belum ada informasi resmi, maka patut diwaspadai," ungkap Zudan.
Kementerian PANRB menyatakan jika pengumuman pembukaan CPNS 2026 oleh Menteri PANRB dipastikan hoax. Masyarakat diimbau berhati-hati.