RIWARA.id - Inovasi kecerdasan buatan (AI) benar-benar membuat disrupsi di berbagai bidang dan salah satunya Cyber Security.
Dilansir dari TechCrunch, baru-baru ini Google membekukan salah satu program "bug bounty" yang menjadi ajang pencarian celah keamanan di sistem dan produk milik perusahaan raksasa tersebut.
Usut punya usut, banyaknya pengajuan laporan bug bounty oleh AI membuat Google harus menghentikan program yang sudah berjalan bertahun-tahun ini.
Pembekuan program bug bounty ini akan dilakukan sampai tahun depan dan akan berdampak pada open source dari Google.
Sebelumnya, para ahli di bidang cyber security sudah memberikan peringatan terkait AI yang bisa menjadi masalah serius. AI yang dikembangkan tidak serius bisa menjadi masalah dalam program bug bounty.
Masalah tersebut akhirnya harus dihadapi oleh Google dalam program bug bounty yang memberikan hadiah uang bagi para peserta.
Bagi para peserta yang berhasil menemukan celah kerentanan di setiap sistem, server dan produk milik Google, maka akan mendapatkan hadiah uang yang besar.
Google baru akan memberikan update terbaru pada kuartal pertama tahun 2027 mengenai program tersebut.
Dari laporan Tom Hardware, Google justru kewalahan dalam melakukan verifikasi terhadap laporan yang tidak valid atau buatan AI.
Trump Bentuk Super Intelligence Force
Berita lainnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan pembentukan Super Intelligence Force.
Satuan tugas baru ini mempunyai misi untuk memastikan AS terus menjadi pemimpin bidang AI di tengah perlombaan dengan China.
Super Intelligece Force akan mengkoordinasi pemerintah federal agar AS bisa terus memimpin perkembangan AI serta menaikkan dan meningkatkan taraf hidup rakyat AS dengan kecerdasan buatan.
Satuan tugas ini akan dipimpin oleh Direktur Intelijen Nasional Jay Clayton dan Ketua Komisi Perdagangan Federal Andrew Ferguson.
Satuan tugas ini juga akan diberi waktu selama 120 hari untuk menyusun laporan terkait risiko dan peluang dari kecerdasan buatan.
Satuan tugas ini juga akan mencegah regulasi yang menghambat pengembangan dan inovasi AI di Amerika.
Semoga Bermanfaat.***
Google resmi membekukan program bug bounty hingga 2027 setelah kewalahan memverifikasi ribuan laporan celah keamanan tidak valid hasil buatan AI.