RIWARA.id - Perusahaan raksasa movie streaming, Netflix melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara besar-besaran terhadap ribuan karyawannya.
Eilansir dari Engadget, total ada 1.000 karyawan yang di PHK yang hal tersebut setara dengan enam persen dari total tenaga kerja perusahaan.
Langkah Netflix ini menjadi kebijakan PHK besar-besaran yang dilakukan sejak tahun 2022 ketika melakukan perumahan terhadap sekitar 450 karyawan.
Kebijakan PHK ini diambil oleh Netflix setelah gagal melakukan akusisi terhadap perusahaan Warner Bros awal tahun ini.
Proses akuisisi tersebut sempat menghebohkan dunia film Hollywood dan mendapatkan banyak kritik dari sutradara dan pelaku industri film.
Adapun total karyawan Netflix di seluruh dunia mencapai sekitar 16.000 pada 2025 yang lalu.
co-CEO Netflix Ted Sarandos dan Greg Peters menjelaskan lewat email internal perusahaan bahwa langkah PHK ini diambil untuk menjaga fokus serta kedisiplinan alokasi sumber daya perusahaan agar bisa mencapai target jangka panjang.
PHK menjadi langkah berat yang harus diambil oleh perusahaan agar bisa menjaga pertumbuhan bisnisnya.
CEO Netflix tersebut juga mengklaim kalau kondisi keuangan perusahaan tetap kuat dan tumbuh mencapai target yang sudah ditentukan.
Di masa mendatang, Netflix akan terus berinvestasi pada sektor-sektor yang meningkatkan layanan, inovasi serta pertumbuhan bisnis.
Sebelumnya, Netflix memang kalah melawan Paramount Skydance dalam melakukan akuisisi terhadap Warner Bros.
Hal ini mengejutkan banyak orang, apalagi proses akuisisi sudah berjalan dengan lancar awalnya. Selain itu, Netflix juga sempat menaikkan harga langganan bagi pengguna di awal tahun 2026.
Di 2026 ini, Netflix juga terus melebarkan sayapnya untuk masuk ke industri game, podcast sampai live streaming yang menampilkan event-event tertentu seperti tinju artis dan sepakbola.
Ubisoft Lakukan Hal yang Sama
Selain Netflix, perusahaan game asal Prancis, Ubisoft juga berencana melakukan PHK susulan di akhir tahun 2026 ini.
Ubisoft dilaporkan akan menutup studio RedLynx di Finlandia sampai memangkas 100 pekerja di Jerman.
Selain itu, karyawan Ubisoft di Singapura juga akan terkena perumahan segera.
Untuk PHK 70 karyawan di Ubisoft Singapore, perusahaan mengatakan bahwa langkah tersebut diambil untuk menyesuaikan kapasitas studio dengan kebutuhan produksi.
Jadi, studio game RedLynx dan Ubisoft Singapore akan terkena dampak PHK yang selama ini sudah memberikan dukungan pengembangan game bagi perusahaan pembuat game Assasin Creed tersebut.
Kedua studio masuk ke dalam bagian divisi Creative Network sebagai bagian dari proses restrukturisasi perusahaan pada 2025.
Kebijakan PHK dan efisiensi perusahaan membuat studio dan karyawan di bawah Ubisoft harus terkena imbasnya.
Semoga Bermanfaat.***
Langkah Netflix ini menjadi kebijakan PHK besar-besaran yang dilakukan sejak tahun 2022 ketika melakukan perumahan terhadap sekitar 450 karyawan.