Saingi China, Donald Trump Bentuk Pasukan Khusus AI ‘Super Intelligence Force’

Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:36 WIB
Trump Umumkan Super Intelligence Force
Trump Umumkan Super Intelligence Force (Foto: The Washington Post)

 

RIWARA.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pasukan Super Intelligence Force yang akan fokus pada bidang kecerdasan buatan.

Dilansir dari TechCrunch, menurut Trump, pasukan Super Intelligence Force merupakan satuan tugas yang akan memastikan AS tetap memimpin perkembangan AI secara global.

Saat ini, China menjadi satu-satunya negara yang bisa menyaingi AS dalam perkembangan artificial intelligence (AI). 

Super Intelligence Force akan mengkoordinasi pemerintah federal agar memastikan Amerika terus memimpin dalam teknologi Super Intelligence dan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat lewat AI.

Super Intelligence Force ini akan dipimpin oleh Direktur Intelijen Nasional Jay Clayton, Ketua Komisi Perdagangan Federal Andrew Ferguson, Direktur Kantor Manajemen Personalia Scott Kupor serta Wakil Menteri Pertahanan Emil Michael.

Super Intelligence Force akan diberikan waktu 120 hari untuk menyusun laporan mengenai risiko dan peluang dari perkembangan AI.

Super Intelligence Force juga akan menyusun rencana untuk menghadapi ancaman berbasis AI terhadap masyarakat AS.

Satuan tugas AI ini juga akan mencegah regulasi berlebih atau penyanderaan regulasi yang bisa menghambat inovasi dan perkembangan AI. 

Saat ini, China sudah mengejar beberapa hal terkait kertetinggalan perlombaan RAM AI dengan Amerika Serikat (AS). 

Dunia Alami Krisis RAM

Di saat perkembangan AI sedang terjadi, dunia juga mengalami krisis RAM yang pasokannya semakin langkah.

Pasokan RAM menjadi terbatas dan berdampak pada industri teknologi seperti perusahaan Apple, Samsung sampai Google.

Google sampai Samsung sudah menaikkan harga smartphone untuk kelas entry dan middle. 

Harga Pixel 10a naik sebesar 100 dollar dan seri Galaxy A juga mengalami kenaikkan sebesar 30 sampai 70 dolar AS.

Galaxy A17 5G juga naik sebesar 270 dolar AS dan Galaxy A27 5G naik menjadi380 dolar AS.

Dengan kenaikkan harga ini, maka costumer harus mengeluarkan budget lebih jika ingin membeli HP Samsung dan Google. 

Seluruh lini seri Galaxy A kini juga mempunyai harga yang lebih tinggi dibandingkan harga sebelumnya.

Apple juga dikabarkan akan menaikkan harga iPhone 18 karena masalah keterbatasan pasokan RAM. 

Masalah kelangkaan RAM membuat biaya produksi perangkat meningkat naik karena memori menjadi salah satu komponen yang dibutuhkan untuk membuat smartphone.

Dengan tidak adanya kepastian pasokan RAM ke depan, maka masih belum ada harapan akan turunnya harga smartphone.

Saat ini, perusahaan teknologi global sedang berharap peningkatan pasokan produksi RAM di China bisa memperbaiki pasokan dalam waktu satu tahun ke depan. 

Semoga Bermanfaat.***

Donald Trump bentuk pasukan khusus AI 'Super Intelligence Force' untuk saingi China. Di sisi lain, dunia alami krisis RAM yang picu lonjakan harga HP seperti Samsung dan Google

Editor
Calvin Natanael -

Tech Journalist

 Stories