Suga BTS Investasi di SpaceX, Siap Jadi Idol K-Pop Terkaya Tahun 2026?

Minggu, 12 Juli 2026 | 14:45 WIB
Suga BTS jadi investor di perusahaan SpaceX milik Elon Musk
Suga BTS jadi investor di perusahaan SpaceX milik Elon Musk (Foto: Internasional Business Times)

 

RIWARA.id - Kabar mengejutkan datang dari salah satu member BTS, Suga yang diketahui ikut berinvestasi di perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX. 

Dilansir dari Korea Herald, investasi Suga BTS di SpaceX bahkan sudah dilakukan sebelum perusahaan raksasa tersebut melantai di bursa saham Amerika Serikat (AS) lewat penawaran umum perdana saham atau IPO.

Kabar ini diketahui dari sesama investor yang mengetahui Suga melakukan investasi di perusahaan SpaceX.

Suga melakukan investasi lewat Link Asset Partners, perusahaan modal ventura asal Korea Selatan yang berinvestasi di perusahaan SpaceX.

Menariknya lagi, investasi di SpaceX sudah dilakukan Suga sebelum tahun 2022, walaupun masih belum diketahui berapa nominal yang dikeluarkan oleh rapper BTS tersebut. 

Jika kabar ini benar, maka nilai investasi Suga akan melonjak dengan sangat signifikan dan bisa menjadikan dirinya idol kpop terkaya tahun 2026.

Melihat nilai valuasi SpaceX yang terus meningkat selama beberapa tahun terakhir ini. 

Nilai Valuasi yang Naik Drastis

Pada tahun 2020, nilai valuasi SpaceX saja sudah diperkirakan mencapai US$46 miliar dan meningkat drastis menjadi US$100 miliar pada 2021.

Luar biasanya lagi, valuasi perusahaan pembuat roket ini meningkat drastis menjadi US$1,77 triliun setelah melakukan IPO terbesar di Nasdaq pada 12 Juni 2026 yang lalu. 

Dari data tersebut, kenaikan nilai investasi Suga di SpaceX bisa meningkat mencapai ribuan 3.000 persen jika benar sudah melakukan investasi dari tahun 2022. 

Sebagai member yang mempunyai peran menjadi rapper dan produser di BTS, Suga tidak hanya jenius dalam bidang musik tapi juga investasi.

Dirinya benar-benar visioner dalam melihat perusahaan mana yang bisa bertumbuh valuasi serta valuenya di tahun-tahun mendatang.

IPO Fantastis SpaceX

Perusahaan antariksa milik Elon Musk memang berhasil mencatatkan sejarah baru di dalam pasar modal global.

Starlink berhasil mencatatkan nilai harga penawaran saham perdana mencapai 135 dollar AS per saham. 

Lewat IPO tersebut, SpaceX melepas 555,5 juta lembar saham dan berhasil mendapatkan dana segar yang tidak main-main, senilai 75 miliar dollar AS atau sebesar Rp1.343,5 triliun. 

Angka tersebut lantas menjadikan SpaceX sebagai perusahaan terbesar sepanjang sejarah dunia, mengalahkan Aramco.

Sebelumnya, rekor SpaceX sudah dipegang oleh Saudi Aramco yang berhasil menghimpun dana mencapai 25,6 miliar dolar AS saat melantar di bursa pada 2019. 

Di tahun 2026, SpaceX berhasil mengumpulka dana hampir tiga kali lebih besar dibandingkan IPO Aramco.

Pada 12 Juni lalu, saham SpaceX sudah diperdagangkan di bursa Nasdaq, New York City dengan kode "SPCX".

Sebelum resmi IPO, minat investor global terhadap IPO SpaceX sangat tinggi, bahkan jumlah permintaan dikabarkan mencapai empat kali lebih besar dibandingkan jumlah saham yang ditawarkan secara resmi. 

Besarnya minat tersebut membuat SpaceX memberikan tambahan opsi kepada para penjamin emisi untuk kembali menjual tambahan sekitar 83 juta saham dalam waktu 30 hari ke depan. 

Dengan IPO tersebut, SpaceX berhasil menjadi perusahaan teknologi paling besar dan berhasil bersanding dengan Alphabet (Google), Nvidia, Apple, Microsoft dan Amazon. 

Semoga Bermanfaat.***

Langkah visioner Suga BTS berinvestasi di SpaceX sebelum IPO berpotensi menjadikannya idol K-Pop terkaya di 2026. Berapa nilai valuasinya sekarang?

Editor
Calvin Natanael -

Tech Journalist

 Stories