Ingin Kuliah S3 Tapi Terkendala Biaya? Daftar Saja BIB Kemenag 2026, Ini Dia 3 Universitas yang Bekerja Sama

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:00 WIB
Kemenag Bekerja Sama dengan ICRS Yogyakarta Membuka Program Beasiswa S3
Kemenag Bekerja Sama dengan ICRS Yogyakarta Membuka Program Beasiswa S3 (Foto: kemenag.go.id)

RIWARA.id - Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta membuka program beasiswa Doktor (S3).

Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 dan merupakan bagian dari Beasiswa Unggulan Keagamaan S3 Dalam Negeri.

Beasiswa ini dirancang untuk mencetak peneliti dalam mengembangkan peran agama, serta menjawab isu-isu strategis seperti perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan.

Melalui pendekatan berupa interdisipliner, penerima beasiswa didorong untuk menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan global.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat kontribusi kajian keagamaan di tingkat internasional.

"Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama yang mampu bersaing secara global dengan perspektif lokal. Mereka juga ikut mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner,” ujarnya yang dikutip Riwara.id dari laman kemenag.go.id, Jumat 22 Mei 2026.

Menurut Ruchman, pendekatan yang digunakan dalam program ini bertujuan memperkuat perspektif keilmuan yang inklusif sekaligus kontekstual.

“Kami ingin menghadirkan lulusan yang kuat secara akademik serta mampu membawa perspektif lokal ke tingkat global, terutama dalam membangun keagamaan yang moderat dan solutif,” jelasnya.

ICRS ini mengkonsolidasikan tiga universitas ternama di Yogyakarta yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta.

Para pendaftar beasiswa bisa kuliah di salah satu dari tiga kampus tersebut sebagai tempat studi, setelah dinyatakan lulus seleksi dalam program BIB Kemenag.

Dalam beasiswa ini tersedia program doktor Inter-Religious Studies di UGM, program doktor Islamic Thought and Muslim Societies di UIN Sunan Kalijaga, serta program doktor teologi di Universitas Kristen Duta Wacana.

Kemenag berharap para penerima beasiswa tersebut dapat memperkuat peran pendidikan tinggi keagamaan, serta mampu melahirkan pemimpin intelektual yang mampu berkontribusi di tingkat nasional maupun global.

Pendaftaran calon penerima Beasiswa S3 dari BIB Kemenag 2026 ini dibuka hingga 31 Mei 2026.

Untuk mendapatkan informasi lengkap terkait jadwal, persyaratan, hingga daftar perguruan tinggi tujuan dapat diakses langsung melalui laman resminya.

Informasi resmi dapat diperoleh di link https://beasiswa.kemenag.go.id dan https://www.icrs.or.id/.

Bagi yang berminat untuk mendaftar beasiswa ini, bisa dilakukan secara online melalui link https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id/.

Kemenag bekerja sama dengan ICRS Yogyakarta membuka program beasiswa S3. Program ini merupakan bagian dari BIB Kemenag 2026.

Foto Editor
Ayu Abriyani -

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

 Stories