RIWARA.id – Rangkaian iring-iringan mobil kepresidenan yang membawa Presiden Amerika Serikat Donald Trump selama kunjungannya di Beijing, China, menggegerkan jagat maya minggu ini. Perhatian publik dan para pengamat militer tertuju pada sepasang SUV buatan China dengan modifikasi atap raksasa yang belum pernah terlihat sebelumnya.
Rombongan kendaraan pengamanan super ketat tersebut membelah ibu kota Tiongkok saat pertemuan tingkat tinggi antara Trump dan pemimpin China, Xi Jinping. Di antara barisan limosin dan mobil pengawal, dua unit SUV hitam dengan kompartemen atas yang sangat tinggi langsung memicu spekulasi meluas mengenai fungsi teknisnya.
Seperti dikutip dari The War Zone, kedua SUV beratap tinggi yang mencolok tersebut menggunakan basis kendaraan generasi terbaru dari pabrikan mewah lokal China, Hongqi. Modifikasi ekstrem pada bagian ekor dan kabin atas mengindikasikan adanya muatan perangkat taktis berbobot berat di dalamnya.
Pihak Pasukan Pengamanan Presiden AS (Secret Service) mengonfirmasi bahwa mereka bukan pihak yang mengoperasikan kendaraan modifikasi tersebut. Namun, lembaga keamanan tersebut tidak merinci apakah sepasang SUV itu milik Kedutaan Besar AS di Beijing atau murni disediakan oleh Pemerintah China sebagai bagian dari protokol pengamanan setempat.
Penggunaan kendaraan khusus dengan modifikasi atap yang menonjol sebenarnya bukan hal baru dalam pengamanan VVIP global. Kendati demikian, struktur atap komposit pada SUV Hongqi ini dinilai terlampau masif jika dibandingkan dengan standar kendaraan pengawal konvensional.
Para pakar menduga kuat bahwa ruang tambahan di atap raksasa tersebut digunakan untuk menanam instrumen peperangan elektronik (electronic warfare), sistem komunikasi satelit terintegrasi, atau bahkan senjata energi terarah (directed energy weapon).
Integrasi teknologi pengacau sinyal (jammer) proteksi aktif ini kian mendesak guna menangkal potensi ancaman serangan drone bunuh diri di sekitar area ring satu.
Kejanggalan lain terlihat dari postur berkendara kedua SUV Hongqi tersebut yang tampak amblas di bagian poros roda belakang. Hal ini mengindikasikan bahwa kompartemen belakang kendaraan telah dilapisi baja antipeluru tingkat tinggi serta mengusung perangkat keras militer berbobot ekstrem.
Selain produk Hongqi, iring-iringan pengamanan berlapis tersebut juga menampilkan sejumlah kendaraan modifikasi Amerika Serikat yang telah meregistrasikan pelat nomor lokal China.
Di antaranya adalah varian Lincoln Navigator yang dilengkapi kubah sensor elektro-optik di bagian dahi atap, serta van Ford E-Series yang dikonfigurasi untuk tim penindak cepat.
Sebuah Chevrolet Suburban dengan pelat hitam khusus kedutaan asing juga tertangkap kamera membawa susunan antena berbentuk silang (X-shape). Struktur antena tersebut sangat identik dengan sistem komunikasi satelit UHF yang biasa dioperasikan oleh Badan Komunikasi Gedung Putih (WHCA) sebagai pusat kendali komando mobile kepresidenan.
Kemunculan berbagai kendaraan taktis berspesifikasi khusus di jalanan Beijing ini menegaskan ketatnya persaingan teknologi pengamanan antara kedua negara adidaya.
Jika unit SUV misterius beratap tinggi ini terus digunakan dalam menyambut kunjungan kepala negara asing ke depan, detail spesifikasi dan fungsi aslinya dipastikan akan segera terkuak ke publik. (*)
ring-iringan mobil Donald Trump di Beijing gegerkan jagat maya dengan kemunculan SUV Hongqi beratap raksasa misterius antipeluru.