RIWARA.id – Banyumas — Tim SAR Gabungan masih berjuang melakukan upaya pencarian terhadap seorang pria yang diduga kuat menjatuhkan diri ke Sungai Serayu, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Tragedi yang menggegerkan warga sekitar ini terjadi pada Senin dini hari (11/5/2026). Hingga operasi SAR hari pertama resmi berakhir sore tadi, keberadaan survivor belum berhasil ditemukan dan masih misterius.
Informasi mengenai kejadian memilukan ini pertama kali diterima pihak berwenang pada Senin dini hari pukul 00.25 WIB dari Wawan, seorang relawan dari Ambulance Kitty Group. Laporan tersebut menyebutkan adanya indikasi seseorang yang menceburkan diri ke aliran sungai yang cukup deras tersebut.
Menindaklanjuti laporan darurat itu, tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Banyumas langsung bergerak cepat. Satu tim Rescue diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 00.35 WIB dan tiba di tempat kejadian sekitar pukul 00.50 WIB.
Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan assessment, berkoordinasi dengan unsur terkait, serta melaksanakan penyisiran awal di sekitar Jembatan Sungai Serayu, Kecamatan Banyumas.
Aksi nekat korban ini disaksikan oleh Sugito (49), seorang pemancing yang tengah berada di sekitar jembatan. Menurut penuturan Sugito kepada petugas, kronologi bermula saat ia melihat survivor menghentikan sepeda motornya tepat di atas Jembatan Sungai Serayu.
Tak lama setelah turun dari motor, pria tersebut tanpa ragu langsung menjatuhkan diri ke dalam gelapnya aliran sungai Serayu.
Identitas survivor belakangan diketahui bernama Imam Fauzi (32), seorang pria warga RT 04 RW 02 Desa Karangrau, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas.
Belum diketahui secara pasti motif di balik tindakan nekat yang dilakukannya, dan pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Koordinator Tim SAR Gabungan, Amin Riyanto, menyebutkan bahwa timnya telah bekerja maksimal sejak menerima laporan. "Pencarian awal langsung kami lakukan di malam kejadian hingga pukul 02.30 WIB," terangnya.
Namun, karena keterbatasan pandangan dan kondisi gelap, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Operasi SAR sempat dihentikan sementara karena sudah malam, sehingga dianggap berisiko untuk tim dan tidak efektif. Pencarian akan dilanjutkan kembali pada pagi harinya, tepat pukul 07.00 WIB.
Rencananya, Selasa besok SAR Gabungan yang terdiri dari berbagai unsur relawan, BPBD, dan aparat keamanan masih terus melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dan penyisiran darat di sepanjang bantaran sungai, berharap Imam Fauzi dapat segera ditemukan.
Imam Fauzi (32), warga Karangrau Banyumas nekat terjun ke Sungai Serayu dari Jembatan Banyumas, Senin dini hari. Tim SAR gabungan masih lakukan pencarian. Baca selengkapnya di RIWARA.id.