Sejarah Mengapa Dunia Merayakan Berakhirnya Perang Dunia II di Tanggal Berbeda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:57 WIB
Pernyataan menyerah oleh Jerman kepada kekuatan Sekutu di Eropa dibuat dengan bantuan Gemini AI
Pernyataan menyerah oleh Jerman kepada kekuatan Sekutu di Eropa dibuat dengan bantuan Gemini AI

RIWARA.id – Dunia memperingati runtuhnya kekuasaan Nazi Jerman dan berakhirnya Perang Dunia II di Eropa setiap bulan Mei, namun terdapat perbedaan tanggal yang mencolok antara Blok Barat dan Rusia.

Meski peristiwa penyerahan tanpa syarat Jerman terjadi pada momen yang sama, perbedaan zona waktu menciptakan dua tradisi peringatan besar, yakni V-E Day pada 8 Mei dan Victory Day pada 9 Mei.

Kekalahan total Jerman mulai terlihat nyata setelah Adolf Hitler bunuh diri pada 30 April 1945 di tengah kepungan Uni Soviet di Berlin. Laksamana Karl Dönitz, yang mengambil alih tongkat komando, segera menyadari bahwa melanjutkan perlawanan hanya akan memusnahkan bangsa Jerman.

Proses menyerah tanpa syarat pun dilakukan untuk menghentikan pertumpahan darah yang telah menghancurkan Eropa selama bertahun-tahun.

Misteri perbedaan tanggal ini berakar pada proses diplomasi di balik jarum jam saat penandatanganan dokumen di Karlshorst, Berlin. Marsekal Lapangan Wilhelm Keitel menandatangani dokumen penyerahan di hadapan Marsekal Uni Soviet Georgy Zhukov tepat pada pukul 23:01 waktu Berlin, 8 Mei 1945.

Saat itu, kota-kota seperti London, Paris, dan New York masih berada di tanggal 8 Mei, namun di Moskow, jarum jam sudah melewati tengah malam dan menunjukkan pukul 01:01 tanggal 9 Mei.

Perbedaan dua jam tersebut bukan sekadar masalah teknis kronologi, melainkan telah menjadi identitas politik dan nasionalisme yang kuat. Bagi negara-negara Barat, 8 Mei adalah simbol kembalinya demokrasi. 

Sebaliknya, bagi Rusia dan negara bekas Uni Soviet, 9 Mei atau Den Pobedy merupakan hari sakral untuk mengenang pengorbanan jutaan nyawa prajurit Merah dalam menumbangkan tirani Nazi.

Hingga delapan dekade berlalu, fragmen sejarah ini terus hidup dan sering kali digunakan sebagai instrumen geopolitik modern.

Parade militer besar di Lapangan Merah Moskow setiap 9 Mei membuktikan bahwa akhir perang dunia bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan simbol kekuatan yang terus dipelihara melalui perspektif sejarah yang berbeda. (*)

 

Misteri perbedaan tanggal berakhirnya PD II di Eropa antara 8 Mei dan 9 Mei. Simak sejarah diplomasi zona waktu Berlin dan Moskow di RIWARA.id.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories