Sidang Kasus Pensiunan Tendang Kucing di Blora, Saksi Ungkap Standar Pelari Menghindar saat Ada Rintangan

Senin, 27 April 2026 | 21:54 WIB
Ilustrasi sidang kasus penganiayaan kucing, dibuat dengan bantuan ChatGPT AI
Ilustrasi sidang kasus penganiayaan kucing, dibuat dengan bantuan ChatGPT AI (Foto: Ari Kristyono)

 

RIWARA.id – Sidang kasus pria pensiunan tendang kucing di Pengadilan Negeri Blora, memasuki tahap pemeriksaan saksi yang meringankan terdakwa.

Senin (27/4/2026) sidang ke-5 menghadirkan sejumlah saksi yang diajukan terdakwa Pujianto (69).

Dua orang yang memberikan kesaksian di depan sidang adalah Staf KONI Blora, Supriyanto. .

Di depan Hakim Ketua Dedy Adi Saputro dan Jaksa Penuntut Umum (pengganti) Muhammad Yanuar Ilham, Supriyanto memaparkan bahwa seorang pelari seharusnya menghindar ketika menemukan rintangan di lintasannya.

“Rintangan berupa benda mati, atau anak kecil, standarnya dia harus menghindar,” tandasnya.

Dalam kasus ini, terdakwa Pujianto pada 25 Januari 2026, dengan sengaja menendang seekor kucing bernama Mintel saat dia berolahraga lari di lapangan Kridosono.

Kucing yang sedang diajak jalan-jalan dengan tali kekang oleh pemiliknya, Firda Latifah ditendang hingga terpental dan tercekik tali kekangnya sendiri, hingga dua hari kemudian Mintel mati.

Saat kejadian, secara tak sengaja seorang adik Firda, merekam adegan tersebut dengan kamera ponsel, sehingga menjadi viral dan kasus itu dilaporkan ke Polres Blora oleh Hening Yulia mewakili Yayasan CLOW dan Sintesia Animalia Australia.

Saksi selanjutnya, Widarto, Sub Koordinator Olah Raga pada Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata Pemkab Blora menjelaskan, tidak ada aturan yang melarang kucing atau binatang lain masuk ke lapangan Kridosono. 

Sidang berjalan lancar dan akan berlanjut hari Rabu (29/4) mendatang dengan agenda mendengar keterangan terdakwa. (*)

Sidang kasus pensiunan tendang kucing di Blora hadirkan saksi meringankan. Analogi 'pelari harus menghindar' jadi sorotan. Simak selengkapnya di sini.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories