IHSG Anjlok 6,61 Persen ke 7.129, Ini Rekomendasi Saham Hari Ini

Senin, 27 April 2026 | 09:17 WIB


RIWARA.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pekan lalu di zona merah dengan pelemahan tajam. Di tengah tekanan pasar, sejumlah sekuritas merilis daftar saham pilihan yang dinilai masih menarik untuk dicermati pada perdagangan Senin (27/4/2026).


Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan signifikan sepanjang pekan lalu. Hingga penutupan perdagangan Jumat (24/4/2026), IHSG tercatat melemah 6,61% ke level 7.129.

Pelemahan ini membuat IHSG nyaris menyentuh titik terendahnya di level 7.115. Padahal, pada awal pekan tepatnya Senin pagi, indeks sempat berada di posisi tertinggi di level 7.692 sebelum akhirnya mengalami tekanan jual yang cukup dalam.

Tekanan terhadap IHSG tidak terjadi tanpa sebab. Sejumlah sektor utama menjadi kontributor utama pelemahan indeks. Sektor energi mencatat penurunan terdalam sebesar 8,15%, disusul sektor keuangan sebesar 6,31%, serta sektor konsumen non-primer yang turun 6,12% dalam sepekan.

Besarnya tekanan ini juga tercermin dari aktivitas perdagangan yang sangat tinggi. Volume transaksi tercatat mencapai 235,11 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp98,2 triliun. Sementara itu, frekuensi perdagangan mencapai 13,88 juta kali transaksi, didominasi oleh aksi jual investor.

Kondisi ini mencerminkan sentimen risk-off yang masih mendominasi pasar. Investor cenderung melepas aset berisiko seiring meningkatnya tekanan global, termasuk penguatan dolar AS dan lonjakan harga energi.

Meski demikian, di tengah pelemahan IHSG, sejumlah analis melihat masih terdapat peluang pada beberapa saham tertentu. Rekomendasi saham pun dirilis oleh berbagai sekuritas sebagai referensi bagi investor dalam menentukan strategi perdagangan hari ini.

Dari BRI Danareksa Sekuritas, saham yang direkomendasikan antara lain Aneka Tambang Tbk (ANTM), BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), dan Elnusa Tbk (ELSA). Saham-saham ini dinilai memiliki potensi rebound teknikal maupun didukung fundamental tertentu.

Sementara itu, BNI Sekuritas memberikan daftar rekomendasi yang lebih luas, mencakup saham Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), Darma Henwa Tbk (DEWA), Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), serta Buana Lintas Lautan Tbk (BULL).

Philip Sekuritas memilih saham defensif seperti Ultra Jaya Milk Industry Tbk (ULTJ) yang dinilai relatif stabil di tengah volatilitas pasar.

Phintraco Sekuritas juga merekomendasikan sejumlah saham, di antaranya Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), BFIN, Indosat Tbk (ISAT), ULTJ, dan Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG).

Dari MNC Sekuritas, saham yang masuk radar antara lain ADMR, BULL, Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), serta HRTA.

CGS International Sekuritas turut memberikan rekomendasi seperti ANTM, J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), Archi Indonesia Tbk (ARCI), Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), ADMR, dan BFIN.

Sementara itu, Panin Sekuritas menyarankan saham Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), Pakuwon Jati Tbk (PWON), serta Semen Indonesia Tbk (SMGR).

Terakhir, Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan saham Astra Otoparts Tbk (AUTO), BULL, dan GTS Internasional Tbk (GTSI).

Para analis menilai bahwa peluang pada saham-saham tersebut umumnya bersifat jangka pendek atau trading, mengingat kondisi pasar yang masih dibayangi volatilitas tinggi. Strategi selektif dan disiplin dalam manajemen risiko menjadi kunci bagi investor dalam kondisi saat ini.

Selain itu, investor juga disarankan untuk mencermati perkembangan global, termasuk arah kebijakan suku bunga bank sentral dan pergerakan harga komoditas, yang masih menjadi faktor utama penggerak pasar.

Dengan kondisi IHSG yang masih berada dalam tekanan, potensi rebound tetap terbuka, namun akan sangat bergantung pada sentimen eksternal dan arus dana asing. Oleh karena itu, kehati-hatian tetap menjadi pendekatan utama dalam mengambil keputusan investasi di awal pekan ini.*

 

 

IHSG anjlok 6,61% ke level 7.129. Simak rekomendasi saham hari ini dari berbagai sekuritas yang berpotensi rebound di tengah tekanan pasar.

Foto Editor
Inung R Sulistyo -

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman. Menulis untuk pembaca yang ingin memahami arah perubahan dunia serta dampaknya bagi Indonesia.

 Stories