RIWARA.id - Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Agama (Kemenag), dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Tahun ini, mekanisme program beasiswa ini lebih fleksibel bagi lulusan Pendidikan Keagamaan, termasuk madrasah.
Bagi yang ingin melanjutkan studi di bidang keagamaan secara gratis, pendaftaran beasiswa ini masih dibuka hingga 31 Mei 2026. Beasiswa ini ditujukan untuk jenjang sarjana hingga doktor, baik di dalam maupun luar negeri.
Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan secara umum tidak ada perubahan signifikan dalam skema maupun jenis beasiswa yang akan diperoleh mahasiswa.
Tapi, terdapat penyesuaian penting pada kriteria pelamar kategori Alumni Pendidikan Keagamaan binaan Kemenag.
"Tahun ini ada kelonggaran syarat untuk Alumni Pendidikan Keagamaan, termasuk keluarga besar Kemenag. Jika sebelumnya harus linear dari jenjang sebelumnya di lembaga pendidikan keagamaan, kini diperbolehkan turun satu tingkat di bawahnya ke belakang,” kata Ruchman yang dikutip Riwara.id dari laman kemenag.go.id, Jumat 24 April 2026.
Ia mencontohkan, pelamar program S2 kini dapat mendaftar meski merupakan lulusan Perguruan Tinggi Umum (PTU).
Hanya, mereka wajib memiliki latar belakang pendidikan Madrasah Aliyah (MA)/sederajat baik negeri atau swasta, binaan Kementerian Agama.
Kebijakan ini bertujuan untuk membuka akses lebih luas bagi lulusan madrasah yang melanjutkan studi di kampus umum.
“Untuk pelamar program sarjana (S1) tidak harus dari MA, selama dia adalah lulusan madrasah pada jalur pendidikan sebelumnya seperti Madrasah Tsanawiyah (MTs), negeri atau swasta. Ini juga menjadi upaya untuk memberikan kesempatan bagi alumni madrasah bisa terakomodasi dalam program BIB,” tuturnya.
Program BIB 2026 menyediakan empat jenis beasiswa gelar yaitu beasiswa unggulan keagamaan, double degree, pesantren, targeted, dan akselerasi.
Para pelamar juga diberikan kebebasan untuk memilih program studi umum, termasuk bidang teknik, di perguruan tinggi binaan kementerian terkait.
Ruchman mengimbau agar para pendaftar wajib memperhatikan seluruh persyaratan, termasuk standar akademik seperti IPK, sebagai indikator kesiapan menghadapi studi lanjutan.
"Studi lanjut itu penuh tantangan. Jadi, selain memenuhi syarat administratif, yang tidak kalah penting adalah kesiapan mental dan daya juang para peserta,” tegasnya.
Informasi lengkap tentang jadwal, persyaratan, hingga daftar perguruan tinggi tujuan dapat diakses melalui portal resmi beasiswa di https://beasiswa.kemenag.go.id, atau melakukan pendaftaran di https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id/.
Melalui skema yang lebih inklusif, BIB diharapkan mampu menjangkau lebih banyak talenta muda dari lingkungan pendidikan keagamaan, untuk melanjutkan studi dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Tahapan Seleksi
Pendaftaran Beasiswa : 1 April - 31 Mei 2026
Seleksi Administrasi : 1 - 15 Juni 2026
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi : 16 Juni 2026
Masa Sanggah : 17 -18 Juni 2026
Pengumuman Hasil Masa Sanggah : 22 Juni 2026
Seleksi Skolastik : 25 - 29 Juni 2026
Pengumuman Hasil Seleksi Skolastik : 1 Juli 2026
Seleksi Wawancara : 3 - 30 Juli 2026
Pengumuman Kelulusan : 27 Juli 2026
Orientasi Calon Penerima Beasiswa : Agustus 2026
Itulah informasi tentang pendaftaran BIB 2026 masih dibuka hingga 31 Mei 2026. Untuk mendapatkan info lebih lengkapnya bisa kunjungi laman kemenag.go.id.

Pendaftaran program BIB 2026 ini masih dibuka hingga 31 Mei 2026. Beasiswa ini ditujukan bagi jenjang sarjana hingga doktor, baik di dalam maupun luar negeri.